3 Peninggalan Sejarah di Kota Tangerang yang Wajib Kamu Kenal

3 Peninggalan Sejarah di Kota Tangerang yang Wajib Kamu Kenal

Rizky Ananda

Last Updated: 18 November 2025, 05:09

Bagikan:

3 peninggalan sejarah di kota tangerang yang wajib kamu kenal
Foto: Liputan6
Table of Contents

3 Peninggalan Sejarah di Kota Tangerang – Menyimpan banyak cerita tentang perjalanan budaya dan peradaban masyarakatnya. Setiap bangunan bersejarah di kota ini mencerminkan akulturasi budaya yang telah terbentuk sejak berabad-abad lalu.

Keberadaan situs-situs sejarah tersebut bukan hanya menjadi bukti fisik masa lampau. Hal ini juga menjadi pengingat pentingnya merawat identitas budaya yang tetap hidup di tengah perkembangan kota modern.


1. Masjid Jami Kali Pasir

Masjid Jami Kali Pasir merupakan salah satu bangunan tertua di Kota Tangerang dan diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Padjajaran. Berdiri pada tahun 1700, masjid seluas 288 meter persegi ini berlokasi tidak jauh dari Sungai Cisadane.

Menurut laporan dari Kumparan, keunikan masjid ini terletak pada posisinya yang berada di tengah permukiman masyarakat Tionghoa, sehingga arsitekturnya menampilkan pengaruh budaya Tionghoa yang kuat.


2. Klenteng Boen Tek Bio

Klenteng Boen Tek Bio adalah bangunan tua yang berperan besar dalam sejarah komunitas Tionghoa Benteng di Tangerang. Berdiri sejak 1684 di kawasan Pasar Lama, klenteng ini menjadi pusat aktivitas budaya dan spiritual masyarakat Tionghoa setempat.

Masuksini menyebutkan bahwa nama “Boen Tek Bio” berarti literatur dan kebijakan. Meskipun sudah berdiri sejak abad ke-17, klenteng ini baru memperoleh izin resmi dari pemerintah pada 6 Januari 1912.


3. Bendungan Pintu Air Sepuluh

Bendungan Pintu Air Sepuluh menjadi salah satu infrastruktur bersejarah yang penting di Kota Tangerang. Dibangun pada 1927 dan mulai beroperasi pada 1932, bendungan ini memiliki konstruksi beton dengan inti baja yang pada masanya tergolong modern.

Kumparan menuliskan bahwa bendungan ini memiliki fungsi vital karena mampu mengairi sekitar 400 ribu hektare sawah di wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, hingga sebagian DKI Jakarta. Selain nilai historisnya, bendungan ini masih memiliki peran strategis hingga sekarang.


Penutup

Melestarikan peninggalan sejarah merupakan langkah penting agar generasi muda dapat memahami perjalanan budaya lokal yang membentuk identitas masyarakat Tangerang. Dengan mengenal 3 Peninggalan Sejarah di Kota Tangerang, generasi saat ini dapat menjaga hubungan antara masa lalu dan masa kini.

Kunjungi Negeri Kami untuk membaca lebih banyak cerita inspiratif tentang peninggalan sejarah, warisan budaya, kreativitas lokal, ruang kota, dan sejarah Indonesia yang terus hidup dari generasi ke generasi.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /