Menteri Kebudayaan Resmikan Pameran Karya Nasirun di Galeri Nasional

Menteri Kebudayaan Resmikan Pameran Karya Nasirun di Galeri Nasional

Rizky Ananda

Last Updated: 15 September 2026, 01:00

Bagikan:

pameran nasirun
Foto: Antara News
Table of Contents

Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Sabtu meresmikan pameran “Nasirun (1965-2026): Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Pameran itu digelar sebagai penghormatan terhadap maestro seni rupa Indonesia, Nasirun, yang berpulang pada 1 Agustus 2026, seperti diberitakan Antara News.

“Pameran ini sangat relevan untuk memberi penghormatan kepada almarhum,” kata Menteri Kebudayaan.

“Karena saya yakin bahwa dengan karya-karya Nasirun yang luar biasa, pencapaian estetika, pencapaian artistiknya luar biasa, kita memang kehilangan seorang figur besar di dalam dunia seni rupa Indonesia, yang juga tidak kalah dari nama-nama guru Beliau,” ia menjelaskan.

Keinginan Nasirun Berpameran Bersama Para Guru

Pameran “Nasirun (1965-2026): Bersimpuh di Kaki Para Guru” diadakan untuk mewujudkan ​​​​​​​keinginan sang maestro berpameran bersama para guru. Kurator pameran itu adalah Dewan Kurator Galeri Nasional Indonesia, yakni Aminudin TH Siregar, Agung Hujatnikajennong, Citra Smara Dewi, dan Dio Pamola Chandra.

Pameran “Nasirun (1965-2026): Bersimpuh di Kaki Para Guru” dilaksanakan dari 13 September hingga 11 Oktober 2026. Pameran tersebut merupakan pameran terakhir yang digelar sebelum Galeri Nasional Indonesia direvitalisasi. Fadli menilai karya-karya Nasirun merefleksikan tradisi, budaya, spiritualitas, realitas kehidupan sehari-hari, serta modernitas melalui berbagai medium.

“Jadi ada karya-karya Mas Nasirun, ada karya-karya guru-guru Beliau, ini menunjukkan bagaimana kedalaman dari seorang Nasirun mengangkat nilai-nilai tradisi, spiritualitas, dan juga realitas, dan juga tentu saja modernitas di dalam karya-karyanya,” katanya.

Dedikasi Nasirun untuk Generasi Muda

Dia menyebut Nasirun sebagai sosok yang berdedikasi, terbuka, dan suka berbagi ilmu dan pengalaman dengan generasi muda. Nasirun pada 2025 terlibat dalam Program Belajar Bersama Maestro yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan. Sebanyak 10 siswa terpilih untuk tinggal serta belajar dan berkarya bersamanya dalam program tersebut. Menteri Kebudayaan berharap “Nasirun-Nasirun” yang lain akan muncul dari generasi muda perupa Indonesia.

Penutup

Pameran “Nasirun (1965-2026): Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia menjadi bentuk penghormatan kepada maestro seni rupa Indonesia, Nasirun, sekaligus mewujudkan keinginannya untuk berpameran bersama para guru. Pameran tersebut berlangsung pada 13 September hingga 11 Oktober 2026 dan menjadi pameran terakhir sebelum Galeri Nasional Indonesia direvitalisasi.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /