Jembatan Ampera di Kota Palembang, Sumatera Selatan ditetapkan sebagai cagar budaya nasional oleh pemerintah pusat. Penetapan tersebut dilakukan karena Jembatan Ampera memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi, seperti diberitakan Antara News.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Palembang, Jumat, mengatakan bahwa status Jembatan Ampera sebagai cagar budaya nasional dinilai memberikan keleluasaan bagi pemerintah pusat. Keleluasaan tersebut untuk melakukan intervensi dan revitalisasi.
Menurut dia, jembatan tersebut telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai cagar budaya nasional karena berdiri lebih dari 50 tahun. Jembatan tersebut juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat di wilayah setempat.
“Penetapan dilakukan melalui proses kajian, penelitian, serta rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN),” katanya.
Alasan dan Manfaat Status Cagar Budaya
Dia mengatakan, status cagar budaya diperlukan untuk memastikan aset-aset bersejarah memiliki inventarisasi yang jelas. Dengan demikian, aset tersebut dapat dilindungi, dikembangkan, dan dimanfaatkan tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Ikon Kota Palembang yang membentang di atas Sungai Musi ini tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan perkembangan Kota Palembang.
“Kementerian Kebudayaan pasti akan melakukan intervensi seperti revitalisasi agar Jembatan Ampera dapat dikembangkan dan dimanfaatkan tanpa menghilangkan nilai sejarahnya,” ujarnya.
Nilai Historis dan Pengelolaan Jembatan Ampera
Sementara Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menyampaikan bahwa Jembatan Ampera ditetapkan sebagai cagar budaya nasional karena menyimpan banyak aset serta nilai historis. Nilai tersebut berasal dari berbagai bangunan serta infrastruktur bersejarah. Menurut Dewa, penetapan tersebut dapat memperkuat perlindungan warisan sejarah, arsitektur, ilmu pengetahuan, serta nilai sosial-budaya bangsa.
“Ke depan akan dilakukan pengelolaan menara 1 dan 2 untuk wisata agar bisa naik turun yang dapat dibuka untuk wisatawan,” ujarnya.
Penutup
Penetapan Jembatan Ampera sebagai cagar budaya nasional dilakukan karena memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Jembatan tersebut telah berdiri lebih dari 50 tahun dan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat serta perkembangan Kota Palembang. Status cagar budaya juga memberikan keleluasaan bagi pemerintah pusat untuk melakukan intervensi dan revitalisasi tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.