Makna Mendalam Lambang Kota Bandung yang Sarat Filosofi

Makna Mendalam Lambang Kota Bandung yang Sarat Filosofi

Rizky Ananda

Last Updated: 22 November 2025, 05:54

Bagikan:

makna mendalam lambang kota bandung yang sarat filosofi
Foto: Wikipedia
Table of Contents

Lambang Kota Bandung – Simbol penting yang sarat makna filosofi dan budaya. Setiap elemen lambang memiliki arti khusus, mulai dari bentuk perisai, warna, hingga motto yang tertulis pada pita emasnya. Simbol ini juga menegaskan identitas unik Kota Bandung sebagai kota yang kaya akan sejarah dan tradisi.

Menurut Aniye, lambang ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menjaga kesejahteraan, kekokohan, dan kesetiaan, sesuai nilai-nilai luhur yang diwariskan dari leluhur. Lambang ini juga menjadi identitas visual yang membedakan Kota Bandung dari kota lain, sekaligus simbol persatuan warga dalam menjaga tradisi dan budaya.


Bentuk dan Struktur Lambang Kota Bandung

Lambang Bandung berupa perisai berbentuk jantung. Perisai terbagi dua oleh balok-lintang mendatar bertajuk empat, berwarna hitam dengan pelisir putih (perak) pada pinggir atasnya.

  • Bagian atas: Latar kuning (emas) dengan lukisan sebuah gunung hijau yang bertumpu pada balok-lintang.
  • Bagian bawah: Latar putih (perak) dengan lukisan empat bidang jalur mendatar berombak berwarna biru.

Di bawah perisai terdapat pita kuning (emas) yang melambai pada kedua ujungnya, dengan tulisan “GEMAH RIPAH WIBAWA MUKTI” berhuruf besar latin warna hitam dalam bahasa Kawi.

Perisai ini melambangkan perlindungan dan perjuangan, menahan segala mara bahaya dan kesukaran. Dengan bentuknya yang khas, lambang ini menjadi simbol identitas kota sekaligus pengingat bahwa Kota Bandung tumbuh dari budaya dan perjuangan warganya.


Arti Warna-warna dalam Lambang Kota Bandung

Setiap warna pada lambang memiliki makna filosofis yang mendalam:

  • Kuning (Emas): Kesejahteraan dan keluhungan, menunjukkan kemakmuran yang diharapkan bagi warga.
  • Hitam (Sabel): Kokoh, tegak, dan kuat, melambangkan keteguhan dan daya tahan kota.
  • Hijau (Sinopel): Kemakmuran sejuk, melambangkan kehijauan alam dan kesejahteraan lingkungan.
  • Putih (Perak): Kesucian, menegaskan integritas dan moralitas warga.
  • Biru (Azuur): Kesetiaan, mencerminkan loyalitas dan semangat persatuan masyarakat.

Arti Motto Kota Bandung

Motto “Gemah ripah wibawa mukti” berarti tanah subur rakyat makmur. Motto ini menegaskan tujuan kota dalam menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi warganya melalui nilai-nilai budaya dan kerja sama.


Filosofi dan Pesan Sosial

Lambang kota Bandung bukan sekadar simbol visual, tetapi pengingat agar warga menjaga nilai-nilai luhur. Lambang ini menahan segala mara bahaya dan kesukaran, serta menjadi pedoman untuk membangun kota yang berbudaya dan harmonis. Selain itu, lambang ini juga mengajarkan generasi muda untuk menghargai budaya lokal, memahami simbolisasi warna, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui filosofi yang tersimpan di setiap elemennya.


Penutup

Lambang Kota Bandung sarat makna, menghubungkan sejarah, budaya, dan filosofi kota. Setiap elemen, warna, dan motto memberi pesan penting bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan Bandung. Lambang ini juga menjadi simbol inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya lokal.

Untuk mengenal lebih banyak tentang sejarah, budaya, dan kreativitas di berbagai daerah Indonesia, kunjungi Negeri Kami dan temukan juga inspirasi lainnya yang membangun semangat generasi muda.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /