Kemenbud Dukung Pengusulan Bawomataluo sebagai Warisan Budaya Dunia

Kemenbud Dukung Pengusulan Bawomataluo sebagai Warisan Budaya Dunia

Rizky Ananda

Last Updated: 31 July 2026, 01:00

Bagikan:

bawomataluo sebagai warisan budaya
Foto: Antara News
Table of Contents

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan komitmen Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk mendukung pengusulan Desa Bawomataluo di Nias Selatan, Sumatera Utara, sebagai bagian dari warisan budaya dunia, seperti diberitakan Antara News.

Saat membuka Pagelaran Budaya Bawomataluo Expo IV Tahun 2026 Gema Budaya Hilifamaedodano di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Senin (27/7), dia mengatakan bahwa Desa Bawomataluo merupakan warisan budaya yang memiliki keunikan luar biasa.

Keunikan Bawomataluo dan Dukungan Pengusulan Warisan Budaya Dunia

“Apa yang ada di sini sangat unik. Budaya megalitik yang hidup hingga sekarang merupakan warisan budaya turun-temurun yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Menurut dia, desa adat tersebut merupakan contoh nyata warisan budaya yang hidup dan perlu terus dijaga serta diperkenalkan kepada dunia. Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan berkomitmen mendorong pengusulan pemasukan Desa Bawomataluo ke dalam daftar warisan budaya dunia UNESCO, organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menteri Kebudayaan mengatakan bahwa keunikan Desa Bawomataluo menjadi modal untuk menjalani tahapan memperoleh pengakuan internasional. Ia juga mengemukakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya untuk menjaga kelestarian budaya Nias.

“Mari kita bergotong royong melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan budaya serta tradisi yang luar biasa ini agar menjadi sumber inspirasi, kebanggaan, dan kekuatan bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Bawomataluo Expo Perkuat Pelestarian Tradisi Budaya Nias

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa Bawomataluo Expo bisa dikembangkan menjadi acara budaya tahunan. Acara tersebut diharapkan dapat mendukung penguatan para seniman, budayawan, dan komunitas lokal.

“Saya berharap Gema Budaya Hilifamaedodano berkembang menjadi panggung budaya tahunan yang besar, memperkuat pelestarian budaya, sekaligus menjadikan Desa Bawomataluo semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Saat mengunjungi Desa Bawomataluo, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima gelar adat Tuha Sanora Sihono dari Lembaga Adat Bawomataluo. Gelar adat itu diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan komitmennya dalam pelindungan, pengembangan, dan pelestarian warisan budaya Nusantara.

Bawomataluo Expo IV Gema Budaya Hilifamaedodano yang dilaksanakan hingga 2 Agustus 2026 menghadirkan ruang untuk menampilkan kekayaan budaya masyarakat Nias. Kegiatan tersebut juga mendukung penguatan ekosistem seni, musik, dan kerajinan tradisional.

Bawomataluo Expo IV menyuguhkan berbagai pertunjukan seni, tari tradisional, atraksi lompat batu, dan pameran kerajinan. Kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai aktivitas budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi Nias.

Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menyampaikan bahwa Bawomataluo Expo digelar untuk mendukung keberlanjutan upaya pelestarian warisan budaya leluhur. Kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan daya tarik wisata budaya di daerah.

Dia berharap Kementerian Kebudayaan mendukung proses pengusulan Desa Bawomataluo sebagai bagian dari warisan budaya dunia. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian warisan budaya leluhur.

“Kami berharap kehadiran Bapak Menteri Kebudayaan memberikan dampak positif bagi pemajuan kebudayaan di Kabupaten Nias Selatan serta mendukung terwujudnya Desa Bawomataluo sebagai warisan dunia UNESCO,” katanya.

Desa Bawomataluo merupakan desa adat di Kepulauan Nias yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Desa ini memiliki rumah-rumah adat Omo Hada, tradisi Fahombo atau lompat batu, peninggalan budaya megalitik berupa batu-batu upacara, serta berbagai tradisi yang masih dipraktikkan oleh masyarakatnya hingga kini.

Penutup

Dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pengusulan Desa Bawomataluo sebagai warisan budaya dunia menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan budaya Nias. Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, kekayaan tradisi Bawomataluo diharapkan terus terlindungi dan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /