Wonderful Artchipelago Carnaval Indonesia (WACI) mengangkat tema wastra nusantara untuk melestarikan kain tradisional di ajang karnaval kelas dunia Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026. Kegiatan tersebut digelar di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu, seperti diberitakan Antara News.
“Tema wastra nusantara untuk melestarikan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi kain khas tradisional seperti batik, tenun, songket, ulos, tapis, dan tekstil tradisional lainnya di era modern,” kata Ketua Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) David Susilo saat memberikan sambutan di WACI.
Wastra Nusantara Jadi Landasan Pelestarian Budaya
Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari pelestarian budaya berbasis filosofi seni daerah. Wastra nusantara menjadi bagian dari upaya merayakan identitas sekaligus merawat warisan budaya dalam keberagaman.
“Beragam kekayaan kain tradisional Indonesia, seperti ulos, tenun, hingga batik menjadi fokus utama pembentukan karya di panggung WACI JFC tahun ini,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya lebih menekankan kebudayaan asli daerah dengan menggunakan kain tradisional. Hal tersebut menjadi pembeda dengan kostum talent JFC.
“WACI fokus untuk promosi budaya dan kesenian daerah dengan kekayaan wastra nusantara dari Sabang sampai Merauke untuk merayakan identitas, merawat warisan budaya dalam keberagaman,” katanya.
Kontingen Tampilkan Kekayaan Budaya Daerah
Perwakilan kontingen dari berbagai kabupaten/kota dan provinsi menampilkan kekayaan budaya daerah serta produk lokal. Penampilan tersebut dipadukan dengan kostum unik, kain tradisional, kesenian daerah, pernak-pernik khas daerah, hingga seni yang mempresentasikan kearifan lokal masing-masing.
Perwakilan sembilan kontingen di Wonderful Artchipelago Carnaval Indonesia terdiri atas Jatim Agropolitan yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Kediri, Tuban, Madiun, dan Trenggalek. Kontingen lainnya berasal dari Masyarakat Adat Nusantara di Nusa Tenggara Barat, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kontingen berikutnya adalah Jatim Empire yang berasal dari Kota Malang dan Kabupaten Kediri. Selanjutnya, terdapat kontingen dari Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Sleman, Kota Semarang, dan terakhir Kabupaten Badung, Bali.
Penutup
Melalui tema wastra nusantara, WACI 2026 menghadirkan panggung yang mengangkat kekayaan kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini juga menjadi sarana promosi budaya dan kesenian daerah dengan menampilkan identitas serta kearifan lokal melalui karya berbasis wastra tradisional. Kehadiran berbagai kontingen menunjukkan keberagaman budaya Indonesia yang dirawat dan diperkenalkan kepada masyarakat melalui Jember Fashion Carnaval.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.