Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menilai Festival Kali Pasir berpotensi menjadi salah satu ikon seni dan budaya. Festival ini dinilai dapat mendukung penguatan identitas menuju kota global sekaligus menyambut peringatan lima abad Jakarta, seperti diberitakan Antara News.
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany mengatakan kota global tidak hanya ditopang pembangunan fisik. Kota global juga didukung oleh penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.
“Festival Kali Pasir yang digagas Institut Kesenian Jakarta ini menjadi salah satu kegiatan yang mendukung Jakarta menyongsong kota global,” kata Denny saat membuka Festival Kali Pasir 2026 di Kampus IKJ, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.
Dia mengatakan Jakarta memiliki potensi besar dalam bidang seni dan budaya yang perlu lebih banyak ditampilkan kepada wisatawan, sebagaimana daerah lain yang telah memiliki atraksi budaya unggulan. Menurut dia, festival tersebut dapat menjadi salah satu tujuan yang memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Jakarta kepada wisatawan.
Pengembangan Festival Kali Pasir Libatkan Unsur Pentahelix
Untuk mendukung pengembangannya, Denny mengusulkan agar penyelenggaraan festival tersebut pada tahun mendatang dikemas dalam skala yang lebih besar. Usulan tersebut mencakup menghadirkan panggung pertunjukan di kawasan Kali Pasir.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan pengembangan festival perlu melibatkan berbagai unsur pentahelix. Unsur tersebut meliputi pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, media, serta komunitas seni agar manfaatnya semakin luas.
Dia pun berharap Festival Kali Pasir dapat menjadi agenda budaya tahunan yang terus berkembang. Festival tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota yang kreatif, inklusif, dan berdaya saing di tingkat internasional.
“Mari kita tunjukkan sebagai warga Jakarta bahwa banyak potensi yang bisa kita gali, khususnya di hari ini melalui event kesenian dan budaya. Kita libatkan semua pemangku kepentingan yang terkait,” ujar Denny.
Festival Kali Pasir 2026 Hadirkan Beragam Kegiatan Seni
Seperti diketahui, Festival Kali Pasir 2026 merupakan penyelenggaraan kedua yang digelar Institut Kesenian Jakarta (IKJ) bersama Yayasan Seni Budaya Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan menghadirkan pertunjukan seni, musik, diskusi, bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), lokakarya, serta berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat di sekitar Kampus IKJ. Kolaborasi warga ditampilkan melalui pertunjukan lenong yang dimainkan bersama mahasiswa IKJ dan masyarakat Kali Pasir.
Selain itu, festival yang berlangsung pada 24-25 Juli 2026 tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan sejumlah musisi dan kelompok seni, antara lain The Adams, Sisitipsi, Indische Party, Kebunku, Jagad Pantomime, Boogie Dance, Yola Dance, serta bedah buku karya Seno Gumira Ajidarma dan Beng Rahadian.
Penutup
Festival Kali Pasir diharapkan dapat terus berkembang sebagai agenda budaya tahunan yang memperkuat identitas Jakarta. Melalui kolaborasi berbagai pihak serta penyelenggaraan yang melibatkan masyarakat, festival ini dinilai berpotensi menjadi salah satu ikon seni dan budaya Jakarta.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.