Sejarah Kota Bogor – Mencerminkan perjalanan panjang dari pusat kerajaan Sunda hingga menjadi kota modern di Jawa Barat yang dikenal dengan julukan Kota Hujan. Terletak sekitar 59 kilometer di selatan Jakarta, Bogor kini menjadi kota dengan curah hujan tinggi, udara sejuk, dan daya tarik budaya yang kuat.
Selain dikenal dengan Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor, kota ini juga menjadi pusat pendidikan pertanian melalui keberadaan Institut Pertanian Bogor (IPB). Sejarahnya memperlihatkan percampuran antara tradisi Sunda kuno, pengaruh kolonial, hingga modernisasi yang terus berkembang.
Pakuan Pajajaran: Awal Sejarah Kota Bogor
Asal mula Bogor berakar dari kejayaan Kerajaan Sunda dengan pusat pemerintahan di Pakuan Pajajaran. Pada 1482 M, Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) dinobatkan sebagai raja, menandai masa keemasan Pajajaran. Peristiwa ini kemudian dijadikan dasar penetapan 3 Juni 1482 sebagai Hari Jadi Bogor oleh DPRD Kota dan Kabupaten Bogor pada 1972.
Setelah kerajaan runtuh akibat serangan Banten, wilayah Pakuan Pajajaran sempat menjadi hutan lebat sebelum ditemukan kembali oleh ekspedisi Scipio pada 1703 (BPBD Kabupaten Bogor, 2020; Wikipedia).
Asal Usul Nama Bogor dalam Catatan Sejarah
Nama Bogor memiliki beberapa versi menarik. Menurut penelitian Ahmad Suwardi dan Eman Soelaeman, ada empat teori asal-usulnya, yakni dari kata bokor, bakor, baghar/baqar, dan Buitenzorg.
Teori terkuat menyebut “Bogor” berasal dari kata bokor, yang berarti tunggul pohon kawung atau enau. Maknanya melambangkan masyarakat Bogor yang kuat, sabar, dan tangguh, seperti tunggul kawung yang tetap berdiri kokoh meski diterpa waktu.
Teori lain menyebut bahwa pada masa Belanda, Bogor dikenal sebagai Buitenzorg, berarti “tanpa kecemasan” atau “aman tenteram”. Meski demikian, nama lokal Bogor tetap dipakai masyarakat karena telah menjadi bagian dari identitas budaya Sunda (BPBD Kabupaten Bogor, 2020).
Perkembangan Sejarah Kota Bogor di Masa Kolonial
Pada masa kolonial Belanda, Bogor dikenal sebagai Buitenzorg dan menjadi kota penting. Tahun 1745, G.W. Baron van Imhoff membangun rumah peristirahatan yang kini dikenal sebagai Istana Bogor. Setelah rusak akibat gempa 1834, istana itu dibangun kembali dan dijadikan kediaman resmi Gubernur Jenderal Belanda pada 1870.
Pada 1817, Van de Capellen mendirikan Kebun Raya Bogor sebagai pusat penelitian botani. Thomas Stamford Raffles yang memimpin antara 1811 – 1816 juga memperindah kota dengan taman dan tata kota yang teratur.
Perkembangan jalur kereta Batavia ke Buitenzorg pada 1872 semakin memajukan Bogor sebagai destinasi wisata dan pusat administrasi Belanda di Jawa (BPBD Kabupaten Bogor, 2020; Wikipedia).
Bogor dari Kemerdekaan hingga Masa Kini
Setelah Indonesia merdeka, Bogor menjadi bagian dari Kabupaten Bogor sebelum berstatus sebagai kota madya dengan enam kecamatan. Data 2017 – 2019 mencatat penduduk Kota Bogor lebih dari 1 juta jiwa, sedangkan Kabupaten Bogor mencapai 5,7 juta jiwa, menjadikannya kabupaten terpadat di Indonesia.
Kini Bogor berkembang sebagai kota pendidikan, budaya, dan wisata. Selain warisan kolonial seperti Istana Bogor dan Kebun Raya, kota ini terus membangun ruang publik dan taman bagi generasi muda. Filosofi Buitenzorg yang berarti hidup tenteram kini diwujudkan dalam semangat kota yang humanis, ramah anak, dan berkelanjutan (BPBD Kabupaten Bogor, 2020).
Penutup
Sejarah Kota Bogor bukan hanya cerita tentang masa lalu, tetapi juga refleksi tentang bagaimana budaya dan peradaban Sunda tetap hidup di tengah modernisasi. Dari Pakuan Pajajaran hingga menjadi kota pendidikan dan wisata, Bogor terus menjaga identitasnya sebagai tempat yang teduh dan bersejarah.
Kunjungi Negeri Kami untuk membaca lebih banyak cerita inspiratif tentang warisan budaya, kreativitas lokal, dan sejarah Indonesia yang tak lekang oleh waktu.
Referensi:
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor. (2020). Mari Belajar Sejarah Bogor. Diakses dari https://bpbd.bogorkab.go.id/berita/Seputar-OPD/mari-belajar-sejarah-bogor
- Wikipedia. History of Bogor. Diakses dari https://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Bogor