Sate Rembiga Khas Lombok: Cita Rasa Pedas Gurih yang Legendaris

Sate Rembiga Khas Lombok: Cita Rasa Pedas Gurih yang Legendaris

Last Updated: 18 February 2026, 12:50

Bagikan:

Sate Rembiga Khas Lombok
Rasa pedas gurih sate rembiga yang meresap hingga ke dalam daging bikin siapa pun sulit berhenti di satu tusuk saja. Sumber gambar: SERIBU RASA

Sate rembiga merupakan kuliner khas Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dikenal dengan cita rasa pedas gurih dan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging. Berbeda dari sate pada umumnya, sate ini tidak disajikan dengan saus kacang, melainkan mengandalkan racikan bumbu khas sebelum proses pembakaran.

Namanya diambil dari wilayah Rembiga di Kota Mataram. Seiring waktu, sate rembiga berkembang menjadi salah satu ikon kuliner Lombok dan kerap direkomendasikan sebagai hidangan wajib coba saat berada di daerah tersebut (Kompas.com, 2022).

Sejarah dan Asal-Usul Sate Rembiga

Awal Mula Sate Rembiga di Mataram

Sate rembiga telah dikenal luas sebagai sajian khas yang berasal dari Kelurahan Rembiga, Kota Mataram (ANTARA News, 2021). Hidangan ini menggunakan daging sapi yang dipotong kecil, kemudian dibumbui dan dibakar di atas arang.

Salah satu pelopor yang membuat sate rembiga terkenal adalah warung milik Ibu Sinnaseh yang berdiri sejak 1988. Warung ini menjadi rujukan banyak orang yang ingin merasakan cita rasa autentik sate rembiga (ANTARA News, 2021).

Resep turun-temurun tetap dipertahankan sehingga rasa khasnya tidak berubah meski telah puluhan tahun beroperasi (Kompas.id, 2023).

Keunikan Bumbu dan Proses Pembuatan Sate Rembiga

Bumbu Pedas yang Meresap Tanpa Saus Tambahan

Sate rembiga memiliki ciri khas pada bumbu yang terdiri dari cabai, bawang putih, bawang merah, gula, dan terasi yang dihaluskan lalu dicampurkan ke potongan daging sapi sebelum dibakar (Kompas.com, 2022).

Proses marinasi inilah yang membuat rasa pedas dan gurihnya meresap hingga ke dalam serat daging. Ketika dibakar di atas arang, aroma asap semakin memperkaya cita rasa. Berbeda dengan sate Madura atau sate lainnya, sate rembiga tidak disajikan dengan saus kacang karena bumbunya sudah cukup kuat. keseimbangan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis menjadi kunci utama kenikmatan sate rembiga (Kompas.com, 2022).

Mengapa Sate Rembiga Tetap Populer?

Popularitas sate rembiga tidak lepas dari kekuatan cita rasanya yang khas dan konsisten. Berdasarkan laporan ANTARA News (2021), banyak pelanggan yang datang kembali karena rasa pedas gurihnya sulit ditemukan pada jenis sate lain.

Selain itu, pemberitaan dari berbagai media nasional seperti Kompas.com dan Liputan6.com turut memperkuat eksistensi sate rembiga sebagai salah satu kuliner khas Indonesia yang patut diperhitungkan.

Sate rembiga menjadi bukti bahwa kuliner tradisional mampu bertahan dan tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Dengan bumbu pedas gurih yang meresap dan proses pembakaran khas, sate rembiga menawarkan pengalaman rasa yang berbeda dari sate pada umumnya.

Untuk membaca ulasan kuliner khas Nusantara lainnya, kunjungi rubrik kuliner di Negeri Kami dan temukan berbagai cerita menarik tentang makanan tradisional Indonesia.

Referensi

Search

Video

Budaya Detail

Nusa Tenggara Barat

Kuliner

Nusa Tenggara Barat

Budaya

Budaya Lainnya