Wajib Tahu! Ini 10 Tempat Bersejarah di Kota Bandung yang Ikonik

Wajib Tahu! Ini 10 Tempat Bersejarah di Kota Bandung yang Ikonik

Rizky Ananda

Last Updated: 12 November 2025, 02:59

Bagikan:

wajib tahu! ini 10 tempat bersejarah di kota bandung yang ikonik
Foto: Wikipedia
Table of Contents

Tempat Bersejarah di Kota Bandung – Menjadi saksi perjalanan sejarah dan budaya kota ini. Kota Bandung tidak hanya dikenal dengan udara sejuk dan kuliner khas, tetapi juga kaya akan bangunan bersejarah, museum, monumen, dan taman yang menceritakan kisah masa kolonial hingga kemerdekaan. Menjelajahi destinasi ini memberikan pengalaman edukatif sekaligus memperkaya wawasan tentang sejarah Indonesia.

Selain sebagai objek wisata, tempat-tempat bersejarah di Bandung juga berfungsi sebagai media belajar bagi generasi muda dan pengunjung dari berbagai daerah. Berikut 10 tempat bersejarah di Kota Bandung yang wajib kamu kunjungi.


1. Gedung Sate

Gedung Sate terletak di Jln. Diponegoro No.22, Kecamatan Bandung Wetan. Dibangun pada 1920 oleh Kolonial Belanda, gedung ini berfungsi sebagai pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat sekaligus kantor Gubernur. Gedung Sate juga berperan sebagai museum kebudayaan yang bisa dikunjungi turis lokal maupun mancanegara. Pengunjung dapat menjelajahi bagian dalam gedung, melihat koleksi benda bersejarah, dan menikmati pemandangan kota dari menara (BusDiscovery, 2025; Traveloka, 2025).


2. Museum Konferensi Asia-Afrika

Berlokasi di Jln. Asia Afrika No.65, Braga, museum ini berada di kompleks Gedung Merdeka. Museum Konferensi Asia-Afrika menjadi tempat edukatif untuk mempelajari sejarah diplomasi Indonesia dan berlangsungnya Konferensi Asia Afrika pada 1955. Koleksi museum menampilkan dokumen asli, foto, dan artefak yang menceritakan perjuangan negara-negara Asia dan Afrika melawan penjajahan (BusDiscovery, 2025; Traveloka, 2025).


3. Museum Geologi

Museum Geologi berada di Jln. Diponegoro No.57 dan dibangun pada 16 Mei 1929. Museum ini menampilkan sejarah bumi, fosil makhluk purbakala, dan koleksi batuan mineral. Salah satu sayapnya menampilkan fosil dinosaurus, sedangkan lantai dua menampilkan berbagai batuan dan mineral, menjadikannya destinasi wisata edukatif yang menarik (BusDiscovery, 2025).


4. Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga terletak di Jln. BKR No.185, Kecamatan Astanaanyar. Museum ini memamerkan koleksi geologi, biologi, seni rupa, arkeologi, dan mata uang kuno. Dinamai Sri Baduga terinspirasi dari Prasasti Batutulis, museum ini resmi diberi nama pada 1990. Museum Sri Baduga memperkenalkan sejarah dan budaya Sunda bagi pengunjung lokal maupun internasional (BusDiscovery, 2025; Traveloka, 2025).


5. Monumen Bandung Lautan Api

Monumen Bandung Lautan Api berada di Jln. BKR, Ciateul, Kecamatan Regol. Tugu setinggi 45 meter ini dibangun untuk mengenang peristiwa Bandung Lautan Api pada 23 Maret 1946, ketika warga membakar rumah demi mencegah kota jatuh ke tangan penjajah. Kawasan ini sering menjadi spot foto dan destinasi wisata sejarah populer (BusDiscovery, 2025; Traveloka, 2025).


6. Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Terletak di Jln. Dipati Ukur No.48, monumen ini dibangun sebagai penghormatan kepada pahlawan Jawa Barat yang memerdekakan wilayahnya. Di area monumen terdapat museum yang menampilkan diorama sejarah Indonesia dari kerajaan hingga kemerdekaan, memberi pengalaman edukatif bagi pengunjung (BusDiscovery, 2025; Traveloka, 2025).


7. Gedung Indonesia Menggugat

Gedung ini berlokasi di Jln. Perintis Kemerdekaan No.5. Dibangun pada 1907, gedung awalnya rumah singgah Belanda dan kemudian menjadi pengadilan. Gedung Indonesia Menggugat menyimpan sejarah pengadilan Soekarno dan pejuang kemerdekaan, kini dipakai untuk acara sosial dan kesenian (BusDiscovery, 2025).


8. Hotel Savoy Homann

Berdiri sejak 1880 di Jln. Asia Afrika No.112, hotel ini menjadi tempat menginap diplomat saat Konferensi Asia Afrika 1955. Kini, Hotel Savoy Homann menawarkan fasilitas bintang empat, termasuk kolam renang indoor, spa, dan meeting center, serta tetap mempertahankan nilai sejarahnya (BusDiscovery, 2025).


9. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Taman Hutan Raya berada di Jln. Ir. H. Juanda No.99, Kecamatan Cimenyan. Berdiri pada 1912 sebagai Hutan Lindung Pulosari, taman ini menampilkan flora, fauna, curug, Tebing Keraton, dan Goa Belanda, menjadikannya perpaduan wisata alam dan sejarah kolonial Belanda (BusDiscovery, 2025; Traveloka, 2025).


10. Benteng Pasir Tipis

Benteng Pasir Tipis dibangun antara 1919 – 1930 sebagai pertahanan Belanda di Perang Dunia I. Bangunan kini sebagian rusak dan tertutup tanaman liar, namun tetap menawarkan pengalaman wisata sejarah dengan pemandangan alam yang menarik (BusDiscovery, 2025).


Penutup

Bandung menyimpan banyak tempat bersejarah yang memadukan edukasi, wisata, dan pengalaman budaya. Menjelajahi destinasi ini membantu pengunjung memahami perjuangan bangsa sekaligus menikmati keindahan arsitektur dan alam.

Jangan lewatkan berita dan informasi menarik lainnya tentang wisata sejarah dan budaya di Negeri Kami. Temukan juga inspirasi perjalanan, edukasi budaya, dan eksplorasi sejarah yang memperkaya pengalamanmu.


Referensi:

/ Search /

/ Artikel Lainnya /