Kenduri Seni Melayu Batam Libatkan Empat Negara Angkat Wisata Budaya

Kenduri Seni Melayu Batam Libatkan Empat Negara Angkat Wisata Budaya

Rizky Ananda

Last Updated: 5 July 2026, 02:30

Bagikan:

kenduri seni melayu batam
Foto: Antara News
Table of Contents

Batam mengangkat kesenian budaya Melayu melalui Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 yang melibatkan seniman dan penampil dari empat negara, yakni Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk memperkuat daya tarik wisata budaya, seperti diberitakan Antara News.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan Kenduri Seni Melayu 2026 digelar pada 3-5 Juli. Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat.

“Kenduri Seni Melayu sudah beberapa kali masuk dalam Karisma Event Nusantara. Sebuah capaian penting karena bukan hal yang mudah untuk dikurasi oleh 14 kurator dari berbagai event di Indonesia,” katanya.

Kehadiran Seniman Serumpun dan Maestro Seni Melayu

Ardiwinata menambahkan, peserta mancanegara yang akan menampilkan tarian terbaik berasal dari Johor dan Sabah, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, serta Thailand. Selain itu, lanjutnya, sejumlah sanggar dari berbagai daerah di Indonesia juga turut berpartisipasi, termasuk Sanggar Tari Laksamana dari Pekanbaru, Riau.

“Kami mengharapkan KSM ini terus memperkuat posisi Batam sebagai gerbang pariwisata budaya sekaligus memperkenalkan identitas Melayu ke tingkat internasional,” katanya.

Disbudpar Batam juga menghadirkan sejumlah tokoh seni Melayu. Di antaranya penyanyi asal Malaysia Ruslan Madun yang dikenal melalui lagu Lemak Manis Ala Amboy-Amboy. Selain itu, maestro tari internasional asal Indonesia, Didik Nini Thowok, akan tampil untuk pertama kalinya di Kenduri Seni Melayu Batam.

“Kami juga mengundang mahasiswa agar bisa belajar langsung dari para maestro. Harapannya ini menjadi inspirasi dan mendorong lahirnya lebih banyak akademisi maupun pelaku seni yang bergerak di bidang kebudayaan Melayu,” ujar dia.

Puluhan Pertunjukan Seni Meriahkan Kenduri Seni Melayu

Ia mengatakan akan ada sekitar 60 pertunjukan seni selama Kenduri Seni Melayu 2026. Pertunjukan tersebut meliputi Tari Jogi yang merupakan warisan budaya tak benda Kota Batam, pertunjukan silat Melayu, Joget Kenangan Manis, serta demonstrasi membatik dan live painting.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata Hafiz Agung Rifai mengatakan Kenduri Seni Melayu menjadi salah satu ajang unggulan dalam Karisma Event Nusantara 2026.

“Batam memiliki posisi strategis sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Kenduri Seni Melayu bukan sekadar ekspresi seni, tetapi juga panggung untuk memperkenalkan jati diri Melayu kepada dunia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kumpulan Sanggar Tari dari Sabah, Malaysia, Meimei mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut partisipasi mereka di KSM 2026 menjadi pengalaman pertama bagi sanggar asal Sabah tampil di Batam.

“Sabah mengikuti Kenduri Seni Melayu di Batam. Kami membawa Tari Zapin yang biasa ditampilkan pada acara-acara besar di Malaysia dengan delapan penari terbaik,” ujar dia.

Penutup

Kenduri Seni Melayu 2026 menjadi wadah bagi seniman dari Indonesia dan negara-negara serumpun untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya Melayu. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan identitas Melayu melalui beragam pertunjukan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi hanya di Negeri Kami.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /