Kemenbud Kembangkan Talenta Seni lewat Program BBM Seni Lukis 2026

Kemenbud Kembangkan Talenta Seni lewat Program BBM Seni Lukis 2026

Rizky Ananda

Last Updated: 28 August 2026, 01:00

Bagikan:

bbm seni lukis 2026
Foto: Antara News
Table of Contents

Kementerian Kebudayaan mendorong pengembangan talenta seni rupa melalui Program Belajar Bersama Maestro (BBM) Seni Lukis 2026 yang mempertemukan 10 seniman muda dengan maestro seni lukis I Gusti Nengah Nurata. Program tersebut ditutup melalui pameran bertajuk “Alam dan Lingkungan Hidup” di Galeri Seruni, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, yang dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, seperti diberitakan Antara News.

“Nilai dan akar budaya inilah yang harus dipahami dan diteruskan oleh generasi muda kita untuk membawa seni rupa Nusantara menjadi arus utama di panggung global,” kata Fadli.

Pengembangan Talenta melalui BBM Seni Lukis 2026

Fadli mengatakan kekayaan budaya Indonesia menjadi modal kultural yang dapat dikembangkan untuk memperkuat posisi seni rupa Indonesia di tingkat dunia. Ia mencontohkan lukisan cadas di Leang Metanduno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Lukisan tersebut diperkirakan berusia 67.800 tahun dan disebut sebagai salah satu bukti panjangnya sejarah ekspresi budaya di Nusantara. Menurut dia, pengembangan seni rupa juga menjadi salah satu prioritas dalam Manajemen Talenta Nasional (MTN).

Kementerian Kebudayaan terus mendorong karya seniman Indonesia untuk tampil di panggung internasional, termasuk melalui partisipasi Indonesia dalam Venice Biennale yang berlangsung hingga November 2026. Pemerintah juga merencanakan revitalisasi Galeri Nasional Indonesia agar dapat menjadi ruang yang lebih representatif bagi pengembangan dan apresiasi seni rupa.

Program BBM Seni Lukis 2026 berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026. Sebanyak 10 seniman muda dari lima institusi pendidikan seni mengikuti pembimbingan intensif bersama I Gusti Nengah Nurata. Nurata mengatakan proses pembelajaran dalam program tersebut tidak berhenti pada penguasaan teknik penciptaan karya seni.

“Yang kami bangun bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga karakter, moral, serta kedalaman filosofi karya yang berkepribadian bangsa,” ujar Nurata.

Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdialog dan mendalami praktik penciptaan seni secara langsung bersama sang maestro. Proses tersebut mencakup pembelajaran mengenai gagasan dan filosofi. Para peserta juga mempelajari makna kehidupan yang menjadi bagian dari penciptaan karya.

Pameran dan Keberlanjutan Program

Pameran “Alam dan Lingkungan Hidup” menjadi ruang untuk menampilkan hasil proses residensi para peserta. Tema pameran tersebut mengangkat hubungan manusia dengan alam. Selain itu, tema tersebut menyoroti pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan dan kebudayaan.

Rektor ISI Surakarta Bondet Wrahatnala mengapresiasi sinergi dengan Kementerian Kebudayaan melalui program tersebut. Kampus dinilai menjadi ruang strategis untuk mempertemukan tradisi, inovasi, maestro, dan generasi muda.

Kementerian Kebudayaan berharap karya yang dihasilkan melalui program BBM dapat menjadi bagian awal dari perjalanan kreatif para seniman muda. Karya tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi seni rupa Indonesia di tingkat internasional. Kementerian Kebudayaan juga berkomitmen melanjutkan dan memperluas program serupa untuk mendukung pemajuan kebudayaan, terutama melalui pengembangan inovasi dan penciptaan karya yang relevan bagi generasi muda.

Penutup

Program BBM Seni Lukis 2026 menjadi upaya Kementerian Kebudayaan dalam mengembangkan talenta seni rupa melalui pembimbingan intensif bagi 10 seniman muda bersama maestro I Gusti Nengah Nurata. Program yang berlangsung selama 30 hari tersebut ditutup dengan pameran “Alam dan Lingkungan Hidup” sebagai ruang untuk menampilkan hasil proses residensi para peserta.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /