Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok bersama Sanggar Budaya Suluk Nusantara sukses menggelar Harmoni Angklung 2026 di Depok Town Square (Detos), Minggu (11 Oktober 2026). Kegiatan ini menghadirkan 374 peserta dari 14 komunitas dan sanggar seni asal Jakarta, Depok, Tangerang, serta Bekasi untuk memainkan angklung melalui lagu nasional dan lagu populer.
Harmoni Angklung 2026 Libatkan 14 Komunitas Seni Jabodetabek
Para peserta memainkan angklung secara bersama-sama dalam pertunjukan yang menggabungkan musik tradisional dengan lagu-lagu yang dikenal masyarakat. Kegiatan ini mengangkat tema “Satu Nada Satu Harapan Bersinergi untuk Budaya, Komunitas, dan Masa Depan” sebagai ajakan untuk memperkuat kolaborasi melalui seni.
Ketua Panitia Harmoni Angklung 2026, Winarni, menyebut mayoritas peserta merupakan lanjut usia (lansia). Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat melibatkan semua generasi, tanpa dibatasi usia.
“Harmoni Angklung adalah ruang untuk bertemu, bersilaturahmi, belajar, berkarya, dan membangun kebersamaan melalui musik tradisional Indonesia,” kata Winarni.
Harmoni Angklung 2026 Maknai Perbedaan sebagai Kekuatan
Winarni menjelaskan bahwa setiap angklung menghasilkan nada berbeda, tetapi para pemain dapat menyatukan nada tersebut menjadi musik yang harmonis. Menurutnya, prinsip itu mencerminkan kehidupan masyarakat yang memiliki latar belakang, usia, dan komunitas berbeda.
Pesan tersebut menjadi inti kegiatan Harmoni Angklung 2026. Para peserta tidak hanya memainkan alat musik tradisional, tetapi juga membangun kebersamaan melalui kerja sama dan keselarasan.
Nilai yang ditonjolkan dalam kegiatan ini meliputi:
- Pelestarian budaya: Peserta memperkenalkan angklung melalui pertunjukan bersama.
- Lintas generasi: Keterlibatan peserta lansia menunjukkan bahwa seni tradisional tetap relevan bagi berbagai kelompok usia.
- Kolaborasi komunitas: Empat wilayah Jabodetabek bertemu dalam satu panggung budaya.
- Kebersamaan: Permainan angklung mengandalkan koordinasi untuk menghasilkan harmoni.
PWI Depok Harapkan Harmoni Angklung Menjadi Agenda Berkelanjutan
Winarni berharap pemerintah daerah dan pemangku kepentingan memberikan dukungan agar Harmoni Angklung berkembang menjadi agenda budaya berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan 2026 bukan akhir kegiatan, melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Negeri Kami mengajak pembaca mengikuti artikel lain tentang kegiatan komunitas, pelestarian budaya, dan ruang kreatif masyarakat di berbagai daerah.
Ikuti terus Negeri Kami untuk menemukan kisah inspiratif dari komunitas yang menjaga warisan budaya Indonesia. Berbagai kegiatan seni menunjukkan bahwa tradisi dapat terus hidup melalui kolaborasi dan partisipasi masyarakat.