Ciri Khas Kota Tangerang dari Julukan, Tradisi, Hingga Kuliner

Ciri Khas Kota Tangerang dari Julukan, Tradisi, Hingga Kuliner

Rizky Ananda

Last Updated: 15 November 2025, 08:09

Bagikan:

ciri khas kota tangerang dari julukan, tradisi, hingga kuliner
Foto: Rumah123
Table of Contents

Ciri Khas Kota Tangerang – Terlihat dari sejarah, tradisi, dan kuliner unik yang membedakan kota ini dari wilayah lain di Jabodetabek. Tangerang, salah satu kota terbesar di Provinsi Banten, dikenal sebagai kota nyaman dengan fasilitas transportasi, pendidikan, dan pusat perbelanjaan yang setara Jakarta, namun lalu lintasnya lebih lancar.

Selain itu, Tangerang memiliki nilai historis tinggi sebagai ibu kota Provinsi Banten dan dikenal dengan julukan Kota Benteng. Identitas ini menjadi bagian dari ciri khas Kota Tangerang yang membedakannya dari kota lain di Jabodetabek.


Julukan Kota Tangerang

Ciri khas Kota Tangerang juga terlihat dari julukannya, yaitu Kota Benteng. Nama ini berasal dari sejarah pembentukan benteng pada masa pemerintahan VOC dan Kerajaan Banten. Tangerang awalnya dikenal dengan tugu bambu bernama “tengger” atau “tetengger,” yang menandai batas wilayah Kesultanan Banten dan VOC. Ejaan Tangerang baru muncul setelah VOC merekrut penjaga dari Makassar pada 1684.

Selain itu, peristiwa Pertempuran Lengkong pada 25 Januari 1946 menjadi bagian sejarah kota ini, di mana Akademi Militer Tangerang dan Resimen IV Tentara Rakyat Indonesia berhadapan dengan tentara Jepang. Kenangan peristiwa ini kini diabadikan dalam tugu di Bumi Serpong Damai (Sinarmas, 2024).

Baca juga: Julukan Kota Tangerang: Sejarah, Budaya, dan Tradisi Unik


Tradisi dan Budaya sebagai Ciri Khas Kota Tangerang

Tangerang mempertahankan tradisi budaya yang unik. Salah satunya adalah Tari Cokek, tarian yang lahir pada abad ke-19 dari pengaruh etnis Tionghoa dan dipertunjukkan pada perayaan lokal.

Selain itu, Lomba Perahu Naga atau Festival Peh Cun di Sungai Cisadane menjadi tradisi khas, dilaksanakan setiap tanggal 5 bulan 5 kalender Kong Hu Cu untuk menghormati leluhur. Perahu naga dihias lengkap dengan kepala dan ekor naga serta alat musik tradisional untuk aba-aba lomba.

Tradisi lain termasuk Gambang Kromong Tangerang, orkestra tradisional Betawi dengan pengaruh Tionghoa, serta Silat Beksi Tangerang, bentuk bela diri khas Betawi. Kuliner tradisional seperti Laksa Tangerang kini masuk daftar warisan budaya tak benda Pemkot Tangerang (Masuksini, 2024; Sinarmas, 2024).


Kuliner dan Oleh-oleh Ikonik Kota Tangerang

Salah satu daya tarik utama ciri khas Kota Tangerang adalah kuliner khasnya. Pasar Lama menjadi destinasi kuliner malam yang populer dengan berbagai pedagang kaki lima dan kios makanan unik, termasuk Tenda Dua Cobra yang menawarkan sate dan sop dari daging ular dan biawak.

Dodol Ny. Lauw menjadi oleh-oleh wajib dari Tangerang dengan tekstur empuk dan rasa manis yang khas. Kecap Manis SH juga menjadi produk khas yang sulit ditemukan di luar Tangerang.

Kuliner lain yang populer meliputi sate bandeng, emping menes, nasi sumsum, laksa Tangerang, gecom, pindang bandeng, ketan bintul, bolu tape benteng, ceplis, cecuer, bebek sate, dan kue jojorong, menegaskan kekayaan kuliner Tangerang (Masuksini, 2024; Sinarmas, 2024).


Ciri Khas Lainnya dari Kota Tangerang

Beberapa ciri khas Kota Tangerang antara lain lokasi Bandara Soekarno-Hatta yang sebenarnya berada di Kecamatan Benda, Tangerang, bukan Jakarta, serta buah Rambutan Parakan yang terkenal dengan daging tebal dan rasa manisnya.

Selain itu, Kota Tangerang dikenal dengan fauna endemik Ayam Wareng, ras campuran Rusia-Indonesia yang dijadikan motif Batik Wareng, serta bangunan bersejarah seperti Pintu Air Sepuluh yang dibangun pada 1928 – 1932. Tangerang juga merupakan tempat lahir pahlawan wanita Nyi Mas Melati pada masa penjajahan (Sinarmas, 2024).


Penutup

Ciri khas Kota Tangerang mencakup sejarah, julukan, tradisi budaya, dan kuliner yang membuatnya unik dibanding kota lain. Kota ini menunjukkan bagaimana modernitas dan warisan budaya dapat hidup berdampingan.

Untuk melihat lebih banyak cerita tentang budaya, kreativitas, dan keunikan daerah di Indonesia, kamu bisa membaca artikel lainnya di Negeri Kami. Temukan  juga ragam inspirasi yang dekat dengan budaya dan keseharian Indonesia.


Referensi:

/ Search /

/ Artikel Lainnya /