Ombus-ombus: Kue Khas Batak yang Legendaris & Penuh Budaya

Ombus-ombus: Kue Khas Batak yang Legendaris & Penuh Budaya

Last Updated: 8 December 2025, 03:00

Bagikan:

ombus-ombus - kue khas batak yang legendaris dan penuh budaya
Foto: Bolu Stim Menara

Ombus-ombus – Kue tradisional khas Batak yang terkenal di Siborongborong, Tapanuli Utara. Kue ini terbuat dari tepung beras atau ketan, kelapa parut, dan gula merah di tengahnya. Disajikan masih panas, ombus-ombus harus ditiup terlebih dahulu sebelum disantap, sesuai makna namanya dalam bahasa Batak Toba, yaitu “tiup-tiup”.

Selain sebagai camilan, ombus-ombus memiliki nilai budaya yang tinggi. Menurut RRI dan Wikipedia, kue ini dulu dibuat sebagai ungkapan syukur atas panen padi dan kini sering hadir dalam upacara adat Batak, termasuk pernikahan dan acara kematian, sehingga menjadi simbol tradisi dan kebersamaan masyarakat.

Sejarah Ombus-ombus

Ombus-ombus pertama kali dibuat oleh Musik Sihombing pada tahun 1940 di Kecamatan Siborong-borong, Tapanuli Utara. Pada masa itu, kegiatan perdagangan berkembang pesat, dan ombus-ombus muncul sebagai camilan yang populer di kalangan masyarakat. Seiring waktu, kue ini tidak hanya digemari oleh masyarakat Batak Toba tetapi juga oleh wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Utara.

Salah satu toko legendaris, ombus-ombus No 1, berada dekat terminal Siborong-borong dan berdiri sejak tahun 1970-an. Kue ini termasuk jenis lampet, kelompok kue tradisional Batak yang tetap mempertahankan citarasa asli meski zaman terus berubah.

Bahan dan Penyajian

Bahan utama ombus-ombus meliputi tepung beras atau ketan, kelapa parut, dan gula merah sebagai isian. Tepung dikukus, dibentuk bulat, dan diberi gula merah di tengahnya. Kue ini biasanya disajikan panas sehingga perlu “tiupan” sebelum dimakan. Teksturnya lembut, rasa manis legit berpadu dengan gurih kelapa, sangat cocok disantap bersama kopi atau teh hangat.

Makna Budaya Ombus-ombus

Ombus-ombus bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya Batak. Kehadirannya dalam berbagai upacara adat menegaskan peran kuliner sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antaranggota masyarakat. Kue ini menunjukkan bagaimana tradisi bisa tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Popularitas Masa Kini

Kini, ombus-ombus tetap digemari masyarakat luas dan wisatawan. Beberapa toko modern menyajikan ombus-ombus dengan teknik yang lebih praktis, namun tetap mempertahankan rasa tradisional. Popularitas kue ini menjadikannya salah satu daya tarik kuliner di Sumatera Utara, sekaligus media untuk memperkenalkan budaya Batak kepada generasi muda dan wisatawan.

Penutup

Ombus-ombus menunjukkan bahwa kuliner tradisional bisa menjadi media pelestarian budaya sekaligus identitas suku Batak. Setiap gigitan membawa pengalaman budaya yang kaya dan mempererat kebersamaan antar generasi.

Simak berita menarik lainnya tentang kuliner, budaya, dan kreativitas generasi muda di Negeri Kami. Temukan juga inspirasi baru dan kisah seru yang memperkaya wawasan serta semangat kreatifmu.

Search

Video

Budaya Detail

Sumatera Utara

Kuliner

Kabupaten Tapanuli Utara / Kecamatan Siborongborong

Budaya

Budaya Lainnya