Dulohupa: Rumah Adat Gorontalo dengan Filosofi dan Sejarah

Dulohupa: Rumah Adat Gorontalo dengan Filosofi dan Sejarah

Last Updated: 12 December 2025, 03:00

Bagikan:

dulohupa - rumah adat gorontalo dengan filosofi dan sejarah
Foto: Shutterstock / Affandi Rahman Halim

Dulohupa – Rumah adat Gorontalo yang menjadi lambang identitas budaya masyarakat setempat. Terletak di Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, rumah tradisional ini dikenal juga sebagai Yiladia Dulohupa Lo Ulipu Hulondhalo. Rumah ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi sarat makna filosofis yang mencerminkan adat, agama, dan kebersamaan masyarakat Gorontalo.

Rumah adat ini memiliki bentuk panggung dengan badan dari papan dan atap khas Gorontalo. Menurut Wikipedia, saat ini Dulohupa juga dilengkapi dengan taman bunga, tempat penjualan cendera mata, serta Talanggeda, bangunan yang digunakan untuk menyimpan kereta kerajaan. Setiap elemen arsitektur menyimpan simbol dan nilai budaya, sehingga menjadikan Dulohupa sebagai objek wisata budaya yang penting di Gorontalo.

Arsitektur dan Makna Dulohupa

Atap

Atap Dulohupa tersusun dari jerami pilihan berbentuk pelana ganda yang melambangkan syariat dan adat. Bagian atas atap menandakan kepercayaan masyarakat Gorontalo kepada Tuhan, sedangkan bagian bawah menggambarkan adat dan budaya lokal. Dahulu, puncak atap dipasang Talapua, dua batang kayu bersilang yang dipercaya menangkal roh jahat, namun kini tidak lagi digunakan.

Ruang

Dinding depan Dulohupa dihiasi Tange lo bu’ulu, simbol kesejahteraan penduduk. Ruang dalam rumah dibuat terbuka tanpa banyak sekat. Terdapat anjungan khusus yang dulunya digunakan oleh raja dan keluarga kerajaan untuk beristirahat atau mengamati kegiatan masyarakat, termasuk remaja bermain sepak raga.

Pilar

Pilar-pilar kayu menjadi penopang utama Dulohupa dan memiliki makna mendalam. Pilar utama (wolihi) berjumlah 2, melambangkan persatuan antara Gorontalo dan Limboto. Pilar depan 6 buah menggambarkan enam sifat penduduk Gorontalo, sementara pilar dasar 32 buah merepresentasikan penjuru mata angin. Struktur pilar ini tidak hanya fungsional, tetapi juga sarat nilai budaya dan filosofi hidup masyarakat.

Anak Tangga

Dulohupa memiliki 5 – 7 anak tangga. Lima anak tangga melambangkan rukun Islam dan lima filosofi hidup masyarakat Gorontalo, termasuk menjaga keturunan dan berkorban untuk negeri. Sedangkan tujuh anak tangga menggambarkan tujuh tingkatan nafsu manusia.

Fungsi Dulohupa

Dahulu, Dulohupa digunakan sebagai tempat bermusyawarah keluarga kerajaan dan menyelenggarakan sidang pengkhianat negara melalui tiga tahap pemerintahan: Buwatulo Bala (tahap keamanan), Buwatulo Syara (tahap hukum agama), dan Buwatulo Adati (tahap hukum adat). Bangunan ini juga berfungsi sebagai pusat perencanaan pembangunan daerah serta penyelesaian masalah masyarakat, menunjukkan peran penting rumah adat dalam kehidupan sosial dan politik Gorontalo. Kini, rumah adat ini digunakan untuk upacara adat, pernikahan, dan pagelaran budaya serta seni, sekaligus menjadi objek wisata yang memperkenalkan sejarah, filosofi, dan nilai-nilai tradisional Gorontalo kepada pengunjung lokal maupun mancanegara.

Wisata Budaya Dulohupa

Kini rumah adat ini menjadi objek wisata budaya yang memperkenalkan sejarah dan identitas Gorontalo kepada pengunjung lokal maupun mancanegara. Pemerintah kota Gorontalo memanfaatkan bangunan tersebut untuk mempromosikan warisan budaya serta mengedukasi masyarakat tentang filosofi dan nilai-nilai tradisional.

Penutup

Dulohupa adalah simbol kebudayaan Gorontalo yang memadukan sejarah, filosofi, dan arsitektur unik. Mengunjungi rumah adat ini bukan sekadar melihat bangunan, tetapi merasakan nilai-nilai tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Simak berita budaya menarik lainnya di Negeri Kami dan temukan juga ragam cerita inspiratif seputar warisan budaya Indonesia. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan tentang budaya dan tradisi lokal yang kaya makna.

Search

Video

Budaya Detail

Gorontalo

Rumah Adat

Kelurahan Limba U2 / Kecamatan Kota Selatan / Kota Gorontalo

Budaya

Budaya Lainnya