Cangget Bakha merupakan tradisi adat masyarakat Lampung yang masih bertahan hingga sekarang dan menjadi simbol kebersamaan masyarakat Pepadun dalam menjaga budaya daerah. Tradisi ini menampilkan tarian adat, musik tradisional, serta keterlibatan tokoh adat dan masyarakat dalam suasana penuh nilai budaya. Masyarakat Lampung terus mempertahankan Cangget Bakha karena tradisi tersebut dianggap mampu mempererat hubungan sosial dan menjaga identitas budaya daerah (Lampungselatankab.go.id, 2024).
Cangget Bakha Menjadi Simbol Budaya Masyarakat Lampung
Masyarakat Lampung menjadikan Cangget Bakha sebagai bagian penting dari tradisi adat yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini biasanya berlangsung dalam kegiatan adat, penyambutan tamu penting, hingga acara budaya daerah yang melibatkan masyarakat luas. Tokoh adat, pemuda, dan masyarakat bersama-sama mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Lampung (Lampungmediaonline.com, 2023).
Cangget Bakha tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni tari, tetapi juga menunjukkan nilai persatuan dan gotong royong masyarakat adat. Gerakan tari yang ditampilkan menggambarkan keharmonisan dan penghormatan kepada sesama anggota masyarakat. Tradisi tersebut juga menjadi media memperkenalkan budaya Lampung kepada generasi muda agar tetap mengenal warisan daerahnya (Lampungselatankab.go.id, 2024).
Filosofi Cangget Bakha dalam Kehidupan Adat Lampung
Tokoh adat Lampung menjelaskan bahwa Cangget Bakha memiliki filosofi yang berkaitan dengan kebersamaan, penghormatan, dan rasa syukur masyarakat terhadap kehidupan sosial. Tradisi tersebut menjadi simbol hubungan harmonis antara masyarakat adat dengan budaya leluhur yang masih dijaga hingga saat ini (Medinaslampungnews.co.id, 2026).
Cangget Bakha juga menunjukkan identitas budaya masyarakat Pepadun yang menjunjung tinggi nilai adat dan kekeluargaan. Masyarakat adat memandang tradisi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jati diri budaya Lampung. Nilai tersebut terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan budaya dan pertunjukan seni adat (Metrobatam.com, 2026).
Beberapa nilai budaya yang terkandung dalam Cangget Bakha meliputi:
- Nilai kebersamaan dalam masyarakat adat.
- Penghormatan kepada tokoh adat dan leluhur.
- Pelestarian budaya daerah Lampung.
- Pendidikan budaya bagi generasi muda.
- Penguatan identitas masyarakat Pepadun.
Pertunjukan Tari dalam Tradisi Cangget Bakha
Masyarakat Lampung menampilkan tarian adat sebagai bagian utama dalam tradisi Cangget Bakha. Penari biasanya mengenakan pakaian adat Lampung lengkap dengan kain tapis dan aksesoris tradisional. Gerakan tari dilakukan secara teratur dengan iringan musik tradisional yang menciptakan suasana adat yang sakral dan meriah (Lampungmediaonline.com, 2023).
Pertunjukan tari dalam Cangget Bakha juga menjadi daya tarik budaya yang sering ditampilkan dalam acara resmi dan festival daerah. Tradisi ini memperlihatkan kekayaan seni masyarakat Lampung yang memadukan gerakan tari, musik, dan nilai adat dalam satu rangkaian pertunjukan budaya (Metrobatam.com, 2026).
Pemerintah dan Tokoh Adat Jaga Kelestarian Cangget Bakha
Pemerintah daerah dan tokoh adat terus berupaya menjaga keberlangsungan tradisi Cangget Bakha melalui kegiatan budaya dan festival daerah. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan budaya Lampung kepada masyarakat luas sekaligus menjaga minat generasi muda terhadap seni tradisional daerah (Lampungselatankab.go.id, 2024).
Tokoh adat Lampung juga aktif mengajak masyarakat untuk mempertahankan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Tradisi Cangget Bakha dianggap mampu menjadi simbol persatuan masyarakat serta media memperkuat hubungan sosial antargenerasi dalam lingkungan adat Lampung (Medinaslampungnews.co.id, 2026).
Beberapa upaya pelestarian Cangget Bakha yang dilakukan masyarakat dan pemerintah meliputi:
- Mengadakan festival budaya daerah.
- Menampilkan tari adat dalam acara resmi.
- Mengajak generasi muda mempelajari budaya Lampung.
- Melibatkan tokoh adat dalam kegiatan budaya.
- Memperkenalkan budaya Lampung melalui pertunjukan seni.
Cangget Bakha Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi
Cangget Bakha menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat modern. Tradisi tersebut terus hadir dalam berbagai kegiatan adat dan acara budaya sebagai simbol identitas masyarakat Lampung yang tetap menjaga warisan leluhur.
Keberadaan Cangget Bakha juga memperlihatkan bahwa budaya daerah dapat menjadi media pemersatu masyarakat sekaligus daya tarik budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi Lampung kepada masyarakat luas. Tradisi ini diharapkan tetap bertahan dan terus dikenal oleh generasi mendatang sebagai bagian penting dari budaya Indonesia (Metrobatam.com, 2026).
Pembaca dapat menemukan artikel budaya menarik lainnya hanya di Negeri Kami. Artikel lain di Negeri Kami juga membahas berbagai tradisi daerah, seni budaya nusantara, dan perkembangan budaya lokal yang masih lestari hingga sekarang.
Pembaca juga dapat membaca artikel lain di Negeri Kami untuk mendapatkan informasi terbaru tentang budaya Indonesia, tradisi adat daerah, dan berbagai kegiatan budaya yang menarik perhatian masyarakat.
Referensi

