Asal-usul Jalangkote Makassar: Camilan Legendaris yang Ternyata Punya Cerita Unik di Baliknya

Asal-usul Jalangkote Makassar: Camilan Legendaris yang Ternyata Punya Cerita Unik di Baliknya

Last Updated: 10 March 2026, 07:00

Bagikan:

Jalangkote Makassar
Jalangkote khas Makassar dikenal dengan kulit tipis yang renyah dan saus cuka pedas-asam yang membuat rasanya berbeda dari pastel. Camilan tradisional dari Sulawesi Selatan ini masih menjadi favorit masyarakat hingga sekarang. Sumber gambar: Shutterstock.

Jalangkote Makassar dikenal sebagai salah satu camilan tradisional yang paling populer dari Kota Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Sekilas bentuknya mirip pastel, tetapi jalangkote memiliki ciri khas pada kulitnya yang lebih tipis, isian yang sederhana, serta cara penyajian yang biasanya dilengkapi sambal cuka pedas-asam.

Di Makassar, jalangkote bukan sekadar jajanan pasar biasa. Kudapan ini bahkan masuk dalam daftar ikon kuliner kota dan sering muncul dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari camilan sehari‑hari hingga menu favorit saat berbuka puasa di bulan Ramadan (ANTARA News, 2022).

Sejarah Jalangkote Makassar

Sejarah jalangkote Makassar berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat lokal di masa lalu. Nama “jalangkote” berasal dari dua kata dalam bahasa Makassar, yaitu “jalang” yang berarti jalan dan “kote” yang berarti berkotek atau berteriak. Penamaan ini merujuk pada cara pedagang zaman dahulu yang menjual jalangkote sambil berjalan kaki dari rumah ke rumah dan meneriakkan dagangannya (Kompas.com, 2024; ANTARA News, 2022).

Pada masa lalu, jalangkote sering dijajakan oleh anak-anak atau pedagang kecil yang berkeliling kampung. Tradisi tersebut menjadikan jalangkote bukan hanya makanan ringan, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Makassar (Kumparan, 2025).

Seiring waktu, popularitas jalangkote semakin berkembang. Kini makanan ini tidak hanya ditemukan di pasar tradisional, tetapi juga dijual di toko kue, restoran, hingga usaha kuliner modern yang menghadirkan variasi baru dari camilan klasik tersebut.

Ciri Khas Jalangkote Makassar

Kulit tipis yang renyah

Salah satu perbedaan paling mencolok antara jalangkote dan pastel terletak pada kulitnya. Kulit jalangkote dibuat lebih tipis sehingga menghasilkan tekstur yang lebih renyah ketika digoreng (Kompas.com, 2020).

Bahan dasar kulit jalangkote umumnya terdiri dari tepung terigu, telur, santan, mentega, dan garam. Teknik pengolahan adonan membuat kulit jalangkote memiliki tekstur khas yang berbeda dengan pastel.

Isian sederhana namun kaya rasa

Isian jalangkote biasanya terdiri dari campuran sayuran dan bahan pelengkap seperti kentang, wortel, bihun, tauge, serta potongan telur rebus. Di beberapa daerah, isinya juga dapat ditambahkan daging sapi atau ayam untuk memperkaya rasa (Kompas.com, 2023).

Meski sederhana, perpaduan bahan tersebut menghasilkan rasa gurih yang menjadi ciri khas jalangkote.

Saus cuka khas Makassar

Keunikan lain dari jalangkote adalah sausnya. Jalangkote biasanya disajikan dengan sambal cair berbahan cuka, cabai, bawang putih, gula, dan saus cabai yang menghasilkan perpaduan rasa pedas, asam, dan sedikit manis (Kumparan, 2019).

Saus ini menjadi elemen penting yang membuat jalangkote berbeda dari pastel atau gorengan lainnya di Indonesia.

Jalangkote Makassar dalam Budaya Kuliner

Sebagai salah satu makanan khas Makassar, jalangkote memiliki tempat tersendiri dalam budaya kuliner masyarakat Sulawesi Selatan. Kudapan ini sering dijadikan teman minum teh di sore hari atau disajikan sebagai makanan ringan dalam berbagai acara keluarga.

Selain itu, jalangkote juga sangat populer sebagai menu takjil saat bulan Ramadan. Permintaan jalangkote bahkan dapat meningkat drastis selama bulan puasa karena banyak masyarakat yang menjadikannya hidangan pembuka saat berbuka (ANTARA News, 2022).

Perkembangan zaman juga membawa inovasi pada jalangkote. Beberapa penjual mulai menghadirkan varian isi seperti keju, sosis, hingga daging sapi cincang untuk menyesuaikan selera generasi muda. Meski begitu, jalangkote dengan resep tradisional tetap menjadi favorit banyak orang.

Jalangkote Makassar membuktikan bahwa kuliner tradisional Indonesia tidak hanya kaya rasa, tetapi juga menyimpan cerita sejarah dan budaya yang menarik. Dari cara penjualannya yang unik di masa lalu hingga popularitasnya sebagai camilan khas Makassar, jalangkote tetap menjadi bagian penting dari identitas kuliner daerah.

Untuk mengetahui lebih banyak cerita menarik tentang budaya, kuliner, dan kehidupan masyarakat di berbagai daerah Indonesia, pembaca dapat menjelajahi artikel lainnya di Negeri Kami yang menghadirkan berbagai informasi inspiratif dan mendalam.

Referensi

Search

Video

Budaya Detail

Sulawesi Selatan

Kuliner

Sulawesi Selatan

Budaya

Budaya Lainnya