Menbud Ajak Penerima Beasiswa LPDP Kenalkan Budaya RI ke Luar Negeri

Menbud Ajak Penerima Beasiswa LPDP Kenalkan Budaya RI ke Luar Negeri

Rizky Ananda

Last Updated: 16 August 2026, 01:00

Bagikan:

budaya ri
Foto: Antara News
Table of Contents

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengajak para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Angkatan 280 “Amerta Karsa” untuk tidak hanya mengejar keunggulan akademik. Mereka juga diajak membawa misi kebudayaan Indonesia ketika menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri, seperti diberitakan Antara News.

“Kita boleh belajar ke mana saja, berpendidikan setinggi tingginya, menjelajah dunia mana pun, di universitas terbaik mana pun, dan bekerja sama dengan siapa pun. Tetapi jangan pernah melupakan bahwa kita punya tanggung jawab kepada bangsa dan negara kita,” ujar Menbud dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat.

Penerima LPDP Didorong Perkenalkan Budaya RI

Ia menambahkan bahwa kesempatan belajar di berbagai perguruan tinggi terbaik dunia harus diiringi tanggung jawab untuk kembali memberikan kontribusi bagi bangsa. Menurutnya, para awardee LPDP memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Menbud menjelaskan bahwa kebudayaan merupakan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) UUD 1945. Amanat tersebut telah dielaborasi melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Menbud mengingatkan bahwa kebudayaan tidak semata-mata berkaitan dengan seni dan musik. Kebudayaan juga mencakup 10 objek pemajuan kebudayaan. Objek tersebut termasuk bahasa, tradisi lisan, manuskrip, ritus, adat istiadat, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dan peradaban yang panjang. Kekayaan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat identitas nasional sekaligus meningkatkan posisi Indonesia di tengah pergaulan dunia.

Memperkuat The Power of Culture

Karena itu, Menbud mendorong para awardee untuk menjadi bagian dari upaya memperkuat the power of culture. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui diplomasi budaya, pengembangan ekonomi dan industri budaya, maupun penguatan harmoni sosial.

Ia menilai kebudayaan memiliki potensi besar sebagai kekuatan Indonesia di masa depan. Pemerintah, kata dia, terus memperkuat ekosistem kebudayaan, termasuk melalui pengembangan film, musik, seni rupa, seni pertunjukan, dan sastra.

Menbud juga menyinggung upaya pemerintah dalam melakukan repatriasi dan restitusi benda budaya sebagai bagian dari penguatan kedaulatan sejarah dan cultural and historical justice. Menurutnya, berbagai kekayaan budaya tersebut perlu terus dilindungi, dikembangkan, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ia berharap para penerima beasiswa LPDP kelak menjadi pemimpin dan pengambil keputusan di bidang masing-masing. Mereka diharapkan tetap berakar pada jati diri dan kebudayaan Indonesia.

“Kalau kita mimpi sendiri, itu hanya ilusi. Tetapi kalau kita mimpi bersama-sama, itu bisa menjadi fajar,” pungkas Menbud Fadli.

Penutup

Ajakan Menbud Fadli Zon menegaskan bahwa penerima beasiswa LPDP tidak hanya diharapkan unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memperkenalkan budaya RI kepada masyarakat internasional. Mereka diharapkan tetap berakar pada jati diri dan kebudayaan Indonesia serta kelak berkontribusi bagi bangsa di bidang masing-masing.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /