Pemkab Jayawijaya Dorong Pelestarian Budaya melalui Karnaval

Pemkab Jayawijaya Dorong Pelestarian Budaya melalui Karnaval

Rizky Ananda

Last Updated: 13 August 2026, 01:00

Bagikan:

pelestarian budaya melalui karnaval
Foto: Antara News
Table of Contents

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat mendorong pelestarian budaya melalui Karnaval Budaya Nusantara. Kegiatan tersebut diikuti satuan pendidikan, paguyuban, dan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat, seperti diberitakan Antara News.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Senin, mengatakan Karnaval Budaya Nusantara merupakan agenda tahunan Pemkab Jayawijaya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 tahun 2026.

Pelestarian Warisan Budaya melalui Karnaval

“Kegiatan karnaval dilaksanakan dalam rangka melestarikan warisan budaya dengan menjaga tradisi melalui pengenalan akan pakaian adat, tarian, dan kesenian daerah masing-masing hingga menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangga pada keragaman budaya bangsa,” katanya saat membuka Karnaval Budaya Nusantara tahun 2026.

Menurut dia, di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang begitu deras, budaya dan adat istiadat tidak boleh kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berbudaya.

“Kegiatan karnaval budaya sebagai wadah untuk menyatukan berbagai kelompok masyarakat dalam ruang kebersamaan yang rukun, serta membantu usaha kecil dan produk lokal supaya ikut maju saat acara berlangsung,” ujarnya.

Dia memberikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras untuk kesuksesan kegiatan ini.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, juga kepada seluruh peserta karnaval yang telah menuangkan kreativitas, tenaga dan semangatnya, kalian semua adalah duta-duta budaya yang hebat,” katanya.

Partisipasi Masyarakat dalam Karnaval Budaya

Dia juga mengajak para penonton untuk bersama-sama menyaksikan penampilan anak-anak mulai dari tingkat PAUD-TK hingga perguruan tinggi. Masyarakat umum juga akan menampilkan warisan budaya daerah masing-masing.

“Mari kita nikmati pertunjukan ini dengan tertib, jaga kebersihan lingkungan dan mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Jayawijaya adalah masyarakat yang ramah dan cinta damai,” ujarnya.

Perlu diingat, kata dia, kehadiran serta partisipasi semua dalam Karnaval Budaya Nusantara ini merupakan bentuk dukungan masyarakat Jayawijaya. Dukungan tersebut ditujukan terhadap program-program pemerintah daerah.

“Partisipasi semua pihak menjadi wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk menjaga, melestarikan dan mewariskan kekayaan budaya leluhur kepada generasi penerus,” katanya.

Penutup

Karnaval Budaya Nusantara menjadi bagian dari upaya Pemkab Jayawijaya untuk menjaga, melestarikan, dan mewariskan kekayaan budaya leluhur kepada generasi penerus. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak mengenal pakaian adat, tarian, dan kesenian daerah sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan bangga terhadap keragaman budaya bangsa.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /