Pemkot Singkawang Perkuat Pelestarian Budaya Hakka lewat Kolaborasi Internasional

Pemkot Singkawang Perkuat Pelestarian Budaya Hakka lewat Kolaborasi Internasional

Rizky Ananda

Last Updated: 16 July 2026, 01:00

Bagikan:

pelestarian budaya hakka
Foto: Antara News
Table of Contents

Pemerintah Kota Singkawang memperkuat upaya pelestarian budaya Hakka lewat kolaborasi internasional dan pertukaran budaya dengan Delegasi Pemuda Hakka Taipei, Taiwan, yang melakukan kunjungan ke Kota Singkawang, Kalimantan Barat, seperti diberitakan Antara News.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat menerima audiensi Delegasi Pemuda Hakka Taipei 2026 di ruang kerjanya mengatakan kolaborasi antargenerasi dan antarnegara menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlangsungan budaya Hakka di tengah perkembangan zaman.

“Kami menyambut baik kunjungan Delegasi Pemuda Hakka Taipei sebagai bentuk persahabatan sekaligus upaya mempererat pertukaran budaya. Semoga kerja sama ini semakin memperkuat pelestarian budaya Hakka, terutama di kalangan generasi muda,” katanya.

Budaya Hakka sebagai Identitas Singkawang

Menurut dia, budaya Hakka merupakan bagian dari identitas budaya yang telah tumbuh dan berkembang di Singkawang. Budaya tersebut juga menjadi salah satu kekayaan budaya yang memperkuat karakter kota tersebut.

Delegasi yang terdiri atas pimpinan rombongan dan perwakilan pemuda dari Taipei melakukan kunjungan untuk mempererat hubungan persahabatan. Kunjungan itu juga bertujuan membangun kolaborasi budaya antara masyarakat Singkawang dan Taipei.

“Mereka memperkenalkan sejumlah karya yang menjadi media pelestarian budaya Hakka, antara lain album lagu anak-anak berbahasa Hakka, buku dongeng anak, serta tas kain dengan motif khas Hakka,” ujarnya.

Berbagai produk budaya tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Selain itu, produk-produk tersebut juga diharapkan dapat memperkenalkan nilai-nilai budaya Hakka kepada masyarakat yang lebih luas.

Pelestarian Budaya Hakka untuk Generasi Muda

Tjhai Chui Mie menilai pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan budaya. Menurut dia, pelestarian budaya juga memerlukan inovasi dalam menghadirkan media pembelajaran yang menarik dan mudah diterima generasi muda.

Ia berharap hubungan budaya yang telah terjalin antara Singkawang dan Taipei dapat terus berkembang. Hubungan tersebut diharapkan diwujudkan melalui berbagai program pertukaran pemuda, seni, dan budaya. Dengan demikian, program tersebut mampu memperkuat pemahaman lintas budaya sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya Hakka.

Menurut dia, kota Singkawang dikenal sebagai salah satu daerah dengan komunitas Hakka yang besar di Indonesia.

“Keberadaan budaya Hakka menjadi bagian penting dari keberagaman budaya di kota tersebut, termasuk melalui tradisi, bahasa, kuliner, kesenian, hingga berbagai festival budaya yang menjadi daya tarik wisata dan identitas masyarakat Singkawang,” ujarnya.

Penutup

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Singkawang dan Delegasi Pemuda Hakka Taipei menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pelestarian budaya Hakka melalui pertukaran budaya antargenerasi. Kehadiran berbagai media edukasi budaya diharapkan dapat membantu memperkenalkan nilai-nilai budaya Hakka kepada generasi muda dan masyarakat luas. Upaya ini juga diharapkan dapat menjaga keberlangsungan warisan budaya Hakka sebagai bagian dari identitas budaya Kota Singkawang.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar budaya, cerita & identitas, kolaborasi & ruang budaya, kreativitas lokal, seni & ekspresi, serta warisan & tradisi hanya di Negeri Kami.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /