Tari Kipas Serumpun: Simbol Kebersamaan Masyarakat Banyuasin

Tari Kipas Serumpun: Simbol Kebersamaan Masyarakat Banyuasin

Last Updated: 13 July 2026, 03:00

Bagikan:

tari kipas serumpun
Foto: Indonesia Kaya

Tari kipas serumpun adalah sebuah tari kreasi yang berasal dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Tarian ini mengisahkan keindahan persahabatan dan keharmonisan antarmasyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Banyuasin, sebagai salah satu kabupaten di Sumatera Selatan, dikenal sebagai wilayah dengan keragaman suku dan agama. Keberagaman ini menjadi inspirasi lahirnya tari kipas serumpun, yang diciptakan sebagai simbol pemersatu untuk menyampaikan pesan kebersamaan dan kegembiraan dalam harmoni.

Berdasarkan catatan dari Indonesia Kaya, tarian ini dibawakan oleh delapan orang penari yang semuanya perempuan. Sebagai tari kreasi, jumlah tersebut bukanlah patokan baku dalam tarian sehingga bisa ditambah atau dikurangi dan disesuaikan dengan besar kecil ukuran panggung tempat pertunjukan.

Kostum, Properti, dan Gerakan Tari Kipas Serumpun

Penari tari kipas serumpun tampil anggun dengan mengenakan baju kurung berwarna keemasan. Warna tersebut menjadi ciri khas yang mencerminkan adat dan budaya Sumatera Selatan. Keindahan adat juga terlihat dari penggunaan siger, yaitu hiasan kepala yang biasanya dipakai oleh mempelai perempuan dalam pernikahan adat. Penggunaan siger tersebut menambah kesan megah pada penampilan para penari.

Sesuai namanya, kipas menjadi properti utama yang digunakan dalam pementasan tarian ini. Gerakan tangan yang lincah mendominasi setiap langkah tari, menciptakan keindahan visual yang memukau. Selain itu, perpindahan posisi para penari untuk membentuk berbagai formasi memberikan dinamika pada pertunjukan. Pola-pola ini menggambarkan keceriaan dan semangat para perempuan Banyuasin dalam suasana pesta rakyat, menampilkan keharmonisan dan kebersamaan yang menjadi inti dari tarian ini.

Iringan Musik dan Makna Tari Kipas Serumpun

Sama halnya dengan kebanyakan tari kreasi dari Sumatera Selatan, tari ini juga diiringi oleh perpaduan berbagai alat musik tradisional. Alat musik yang digunakan antara lain kendang, perkusi, dan akordion sebagai ciri khas musik Melayu Sumatera. Penggunaan gitar dan bass elektronik menjadi pelengkap sehingga menghasilkan musik pengiring yang ciamik.

Tari kipas serumpun mengandung makna tentang pentingnya sikap gotong royong antar sesama manusia. Sikap gotong royong tersebut menyatu dalam kegembiraan yang tergambar dalam sebuah pesta rakyat. Sikap gotong royong dalam kebersamaan ini menjadi penting bagi wilayah Banyuasin yang kian heterogen dan memiliki banyak perbedaan dalam latar belakang kebudayaan Melayu yang satu.

Penutup

Tari kipas serumpun merupakan simbol kebersamaan yang lahir dari keberagaman masyarakat Banyuasin. Melalui gerakan, kostum, iringan musik, dan makna yang terkandung di dalamnya, tarian ini memperlihatkan pentingnya persahabatan, keharmonisan, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut menjadikan tarian ini sebagai salah satu kekayaan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan.

Jangan lewatkan artikel budaya lainnya seputar acara sakral, adat istiadat, kuliner, pakaian adat, rumah adat, dan tarian dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.

Search

Video

Budaya Detail

Sumatera Selatan

Tarian

Kabupaten Banyuasin

Budaya

Budaya Lainnya