Rumah Mod Aki Aksa Papua Barat: Rumah Kaki Seribu yang Unik dan Penuh Filosofi Budaya

Rumah Mod Aki Aksa Papua Barat: Rumah Kaki Seribu yang Unik dan Penuh Filosofi Budaya

Last Updated: 9 March 2026, 07:00

Bagikan:

Rumah Mod Aki Aksa Papua Barat
Menjulang dengan ratusan tiang penyangga, Mod Aki Aksa atau rumah kaki seribu milik suku Arfak di Papua Barat menjadi simbol kearifan lokal yang menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya. Sumber gambar: Dimensi Indonesia.

Indonesia memiliki beragam rumah adat yang mencerminkan identitas budaya setiap daerah. Salah satu yang paling unik adalah Mod Aki Aksa, rumah tradisional milik masyarakat suku Arfak di Papua Barat yang terkenal dengan bentuknya yang tidak biasa.

Rumah adat ini sering dijuluki sebagai rumah kaki seribu karena memiliki banyak tiang penyangga di bagian bawah bangunannya. Struktur tersebut bukan hanya sekadar estetika, tetapi juga memiliki fungsi penting untuk menyesuaikan dengan kondisi alam di wilayah Pegunungan Arfak.

Mengenal Mod Aki Aksa, Rumah Adat Suku Arfak

Mod Aki Aksa merupakan rumah tradisional milik masyarakat suku Arfak yang tinggal di wilayah Pegunungan Arfak, Papua Barat. Rumah ini dibangun dengan konsep rumah panggung dan memiliki banyak tiang kayu sebagai penopang bangunan.

Rumah adat ini menggunakan bahan-bahan alami seperti kayu, rotan, serta daun sagu atau ilalang sebagai atapnya. Struktur tersebut membuat bangunan tetap kokoh sekaligus mampu menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar (Liputan6, 2025).

Desain rumah ini biasanya berbentuk setengah lingkaran atau menyerupai perahu terbalik. Bentuk tersebut dipercaya membantu rumah bertahan dari terpaan angin yang cukup kuat di wilayah pegunungan.

Struktur Unik Mod Aki Aksa yang Dijuluki Rumah Kaki Seribu

Salah satu ciri khas paling menonjol dari Mod Aki Aksa adalah jumlah tiang penyangga yang sangat banyak di bagian bawah rumah. Tiang-tiang tersebut disusun rapat untuk menopang bangunan sekaligus memberikan stabilitas yang lebih kuat.

Jumlah tiang penyangga yang sangat banyak inilah yang membuat rumah ini dikenal sebagai rumah kaki seribu oleh masyarakat setempat (Kompas.com, 2021).

Biasanya rumah ini memiliki tinggi sekitar 4 hingga 5 meter dari permukaan tanah. Struktur panggung tersebut memiliki beberapa fungsi penting, seperti melindungi penghuni dari kelembapan tanah, mencegah serangan hewan liar, serta menjaga sirkulasi udara di dalam rumah.

Menariknya, rumah ini umumnya hanya memiliki dua pintu dan tidak memiliki jendela. Desain ini dibuat untuk menjaga keamanan sekaligus mempertahankan suhu hangat di dalam rumah, terutama ketika suhu di wilayah pegunungan menjadi sangat dingin.

Filosofi Budaya di Balik Mod Aki Aksa

Bagi masyarakat suku Arfak, Mod Aki Aksa tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga memiliki makna budaya yang sangat penting. Rumah ini biasanya dihuni oleh beberapa anggota keluarga dalam satu garis keturunan.

Di bagian tengah rumah biasanya terdapat perapian yang menjadi pusat aktivitas keluarga. Tempat tersebut digunakan untuk memasak, berkumpul, hingga berdiskusi mengenai berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari.

Keberadaan satu ruang besar tanpa sekat mencerminkan nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat suku Arfak (Liputan6, 2025).

Selain itu, banyaknya tiang penyangga juga melambangkan kekuatan komunitas dan solidaritas antaranggota masyarakat. Filosofi ini menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat adat sangat bergantung pada kerja sama dan persatuan.

Upaya Melestarikan Rumah Adat Mod Aki Aksa

Seiring berkembangnya pembangunan modern, keberadaan rumah adat seperti Mod Aki Aksa mulai berkurang. Banyak masyarakat yang beralih menggunakan rumah dengan bahan bangunan modern karena dianggap lebih praktis.

Meski demikian, di beberapa wilayah Pegunungan Arfak rumah adat ini masih dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Upaya pelestarian juga terus dilakukan melalui kegiatan budaya dan pariwisata.

Pelestarian rumah adat ini sangat penting karena tidak hanya berkaitan dengan arsitektur tradisional, tetapi juga menyimpan nilai sejarah, filosofi hidup, serta kearifan lokal masyarakat Papua.

Mod Aki Aksa merupakan salah satu contoh kekayaan budaya Indonesia yang masih bertahan hingga saat ini. Rumah adat suku Arfak ini tidak hanya unik dari segi bentuk, tetapi juga memiliki makna sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakatnya.

Melalui pelestarian budaya seperti ini, generasi muda dapat terus mengenal dan memahami warisan tradisional nusantara. Untuk mengetahui lebih banyak informasi menarik seputar budaya, sejarah, dan berita lainnya, pembaca dapat menjelajahi berbagai artikel informatif di Negeri Kami.

Referensi

Search

Video

Budaya Detail

Papua Barat

Rumah Adat

Papua Barat

Budaya

Budaya Lainnya