Bubur Paddas Sambas Kalimantan Barat: Makna, Sejarah, dan Tradisi Melayu

Bubur Paddas Sambas Kalimantan Barat: Makna, Sejarah, dan Tradisi Melayu

Last Updated: 6 February 2026, 12:20

Bagikan:

Bubur Paddas Sambas Kalimantan Barat
Bubur paddas Sambas menjadi simbol kekayaan kuliner Melayu Kalimantan Barat yang sarat makna budaya dan tradisi kebersamaan. Sumber gambar: Detik.com

Bubur paddas Sambas merupakan salah satu kuliner tradisional khas Kalimantan Barat yang hingga kini masih lestari dan terus diperkenalkan ke berbagai daerah. Hidangan ini dikenal luas sebagai makanan berbahan dasar beras dan aneka sayuran dengan cita rasa rempah yang kuat dan khas.

Lebih dari sekadar makanan, bubur paddas Sambas memiliki nilai budaya dan sosial yang erat dengan tradisi masyarakat Melayu Sambas. Keberadaannya kerap hadir dalam kegiatan adat, keagamaan, hingga ajang promosi kuliner daerah (ANTARA News Kalimantan Barat, 2026).

Asal-usul Bubur Paddas Sambas

Bubur paddas Sambas, yang juga dikenal dengan sebutan bubbor paddas, berasal dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kuliner ini telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Melayu setempat. Proses memasaknya dilakukan secara gotong royong, terutama saat bulan Ramadan dan acara adat tertentu (detikKalimantan, 2025).

Penggunaan puluhan jenis sayuran dan rempah lokal menjadikan bubur paddas Sambas berbeda dari jenis bubur lainnya di Indonesia. Racikan tersebut mencerminkan kearifan lokal masyarakat Sambas dalam memanfaatkan hasil alam sekitar.

Makna Budaya dan Nilai Sosial

Bagi masyarakat Sambas, bubur paddas bukan sekadar santapan, melainkan simbol silaturahmi dan persatuan. Tradisi memasak dan menyantap bubur paddas bersama-sama dipercaya mampu mempererat hubungan sosial antarwarga (ANTARA News Kalimantan Barat, 2026).

Hidangan ini kerap disajikan pada kegiatan keagamaan, seperti buka puasa bersama, serta dalam acara adat Melayu. Nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya menjadi alasan mengapa bubur paddas tetap dijaga keberadaannya hingga kini.

Pelestarian Bubur Paddas Sambas

Upaya pelestarian bubur paddas Sambas terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan Bubbor Paddas KMKS yang digelar sebagai wadah untuk mengenalkan dan mempertahankan kuliner khas Sambas kepada generasi muda (ANTARA News Kalimantan Barat, 2024).

Selain itu, bubur paddas Sambas juga kerap ditampilkan dalam berbagai festival kuliner dan kegiatan promosi budaya di tingkat nasional maupun internasional.

Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan

Tak hanya lezat, bubur paddas Sambas juga dikenal kaya nutrisi. Beragam sayuran dan rempah yang digunakan mengandung vitamin, serat, serta antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh (Pontianak Post, 2026).

Kandungan rempah-rempah alami dipercaya membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga bubur paddas sering dikonsumsi sebagai makanan penyeimbang, terutama saat menjalani ibadah puasa.

Bubur Paddas Sambas sebagai Daya Tarik Wisata

Dalam beberapa tahun terakhir, bubur paddas Sambas mulai dipromosikan sebagai bagian dari produk wisata kuliner Kalimantan Barat. Kuliner ini diperkenalkan kepada wisatawan sebagai pengalaman budaya yang autentik (Jadesta Kemenparekraf RI, 2025).

Bahkan, bubur paddas Sambas pernah menjadi perhatian pengunjung dalam ajang Taste of Asia di Kuching, Malaysia, sebagai representasi kuliner khas Indonesia (ANTARA News Kalimantan Barat, 2025).

Keberadaan bubur paddas Sambas menunjukkan bahwa kuliner tradisional memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya daerah. Nilai kebersamaan, sejarah, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya menjadikan hidangan ini lebih dari sekadar makanan.

Untuk mengetahui lebih banyak informasi seputar budaya dan kuliner Nusantara, pembaca dapat mengakses berita menarik lainnya di Negeri Kami yang menyajikan beragam topik budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Referensi

Search

Video

Budaya Detail

Kalimantan Barat

Kuliner

Kalimantan Barat

Budaya

Budaya Lainnya