5 Cagar Budaya Kota Tangerang yang Wajib Dikunjungi

5 Cagar Budaya Kota Tangerang yang Wajib Dikunjungi

Rizky Ananda

Last Updated: 24 November 2025, 03:42

Bagikan:

5 cagar budaya kota tangerang yang wajib dikunjungi
Foto: Pemerintah Kota Tangerang
Table of Contents

Cagar Budaya Kota Tangerang – Menjadi saksi perjalanan sejarah dan perkembangan kota ini. Kota Tangerang memiliki lebih dari 20 cagar budaya, sebagian besar berlokasi di sekitar kawasan Pasar Lama, pusat sejarah dan budaya kota. Menurut laporan resmi Pemerintah Kota Tangerang dan About Tangerang, 24 cagar budaya telah ditetapkan melalui Perda No. 3 Tahun 2018, meliputi bangunan, struktur, dan situs bersejarah.

Pelestarian cagar budaya ini penting agar generasi muda mengenal identitas lokal dan sejarah Kota Tangerang. Upaya tersebut menjadikan Tangerang sebagai kota yang mampu mempertahankan nilai budaya di tengah dinamika modern. Berikut lima cagar budaya yang wajib dikunjungi.


1. Museum Benteng Heritage

Museum Benteng Heritage menyimpan sejarah panjang masyarakat Tionghoa Benteng di Tangerang. Sebagai museum tertua di kota ini, pengunjung bisa mempelajari perjalanan komunitas Cina Benteng dari awal kedatangan hingga perkembangan mereka saat ini. Tempat ini buka setiap Selasa hingga Minggu, pukul 10.00-17.00 WIB, menjadikannya destinasi edukatif yang ideal bagi wisata sejarah dan budaya.


2. Kelenteng Boen Tek Bio

Kelenteng Boen Tek Bio, dibangun pada abad ke-16, merupakan salah satu cagar budaya penting yang menandai perkembangan komunitas Cina Benteng. Tempat ini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah dan lokasi perayaan tradisi besar seperti Imlek dan Waisak. Sebagai salah satu dari tiga kelenteng tertua di Tangerang, tempat ini menjadi simbol toleransi dan kekayaan budaya lokal.


3. Pabrik Kecap Tan Giok Seng

Pabrik Kecap Tan Giok Seng berdiri sejak 1882 dan menjadi cikal bakal industri kecap di Tangerang sebelum munculnya Kecap SH pada 1920. Tempat ini ditetapkan sebagai cagar budaya pada 2018 dan menjadi ikon sejarah kuliner Tangerang. Pabrik ini mencerminkan tradisi dan kreativitas masyarakat dalam bidang pangan.


4. Masjid Jami Kalipasir

Masjid Jami Kalipasir, yang kini dikenal sebagai Kampung Sejarah Kalipasir, diperkirakan dibangun pada 1576 dan menjadi masjid tertua di Kota Tangerang. Ditetapkan sebagai cagar budaya pada 2011, masjid ini memiliki nilai sejarah penting dan menjadi pusat kegiatan keagamaan serta simbol identitas budaya lokal. Makam di sekitar masjid menambah dimensi edukatif bagi pengunjung.


5. Kawasan Pasar Lama

Kawasan Pasar Lama, pusat kuliner dan perdagangan Kota Tangerang, termasuk cagar budaya kawasan yang ditetapkan pada 2018. Tempat ini menjadi saksi hidup dinamika sosial dan ekonomi kota sejak era kolonial. Mengunjungi Pasar Lama memungkinkan wisatawan melihat langsung warisan arsitektur, kehidupan masyarakat, dan tradisi lokal yang masih terjaga hingga kini.


Penutup

Pelestarian cagar budaya Kota Tangerang memerlukan peran aktif masyarakat. Mengunjungi bangunan dan situs bersejarah ini bukan hanya pengalaman wisata, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap warisan budaya. Generasi muda dapat belajar sejarah, memahami identitas lokal, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya sendiri.

Untuk informasi lebih lengkap tentang destinasi budaya di Indonesia, jangan lupa membaca berita di Negeri Kami. Dengan mengenal dan melestarikan budaya, kita ikut membangun masa depan bangsa yang berakar pada sejarah dan kreativitas.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /