10 Museum di Kota Tua Jakarta yang Menarik dan Penuh Cerita

10 Museum di Kota Tua Jakarta yang Menarik dan Penuh Cerita

Rizky Ananda

Last Updated: 25 December 2025, 03:00

Bagikan:

10 museum di kota tua jakarta yang menarik dan penuh cerita
Foto: Expedia
Table of Contents

Museum di Kota Tua Jakarta – Menjadi daya tarik utama wisata sejarah yang merekam perjalanan panjang Batavia hingga Jakarta masa kini. Kawasan ini dipenuhi bangunan peninggalan kolonial yang kini difungsikan sebagai museum dengan koleksi bernilai sejarah, budaya, dan seni.

Sebagian museum berada di kawasan inti Kota Tua Jakarta, sementara lainnya terletak di sekitarnya dan masih terhubung secara historis dengan Batavia. Melalui museum-museum ini, pengunjung dapat mengenal sejarah kota, perkembangan seni, dunia perbankan, hingga kekayaan maritim Indonesia. Menurut Bobobox, berikut adalah 10 museum di kota tua jakarta yang menarik dan penuh cerita.

1. Museum Fatahillah

Lokasi: Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Selasa – Minggu, pukul 09.00 – 15.00 WIB
Harga Tiket: Dewasa Rp5.000; pelajar/mahasiswa Rp3.000; anak-anak Rp2.000

Museum Fatahillah merupakan museum utama yang menyajikan sejarah Kota Jakarta. Bangunan ini dulunya adalah Balai Kota Batavia yang dibangun pada 1707 – 1712 atas perintah Gubernur Jenderal Joan van Hoorn. Di dalamnya tersimpan sekitar 23.500 koleksi peninggalan masyarakat Belanda sejak awal abad ke-16, seperti perabot rumah tangga, keramik, buku, peta, senjata, serta temuan arkeologi yang merekam perjalanan Batavia hingga menjadi Jakarta.

2. Museum Seni Rupa dan Keramik

Lokasi: Jl. Pos Kota No.2, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Selasa – Minggu, pukul 09.00 – 15.00 WIB (Senin tutup)
Harga Tiket: Dewasa Rp10.000 – Rp15.000; anak-anak, pelajar, dan mahasiswa Rp5.000

Museum Seni Rupa dan Keramik terletak sekitar 350 meter dari Museum Fatahillah. Museum ini memamerkan lebih dari 1.800 karya seni sejak tahun 1800-an, meliputi lukisan, patung, seni kontemporer, dan keramik dari Indonesia maupun mancanegara. Pengunjung juga dapat mengikuti kelas pelatihan pembuatan gerabah serta mengunjungi perpustakaan seni yang tersedia.

3. Museum Bank Indonesia

Lokasi: Jl. Pintu Besar Utara No.3, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Selasa – Minggu, pukul 08.00 – 15.30 WIB
Harga Tiket: Rp5.000 atau gratis dengan kartu pelajar/mahasiswa

Museum Bank Indonesia merupakan bangunan cagar budaya yang mengedukasi masyarakat tentang peran Bank Indonesia sejak sebelum masa kolonial hingga sekarang. Koleksi yang ditampilkan antara lain uang kertas yang pernah beredar, sinema imersif sejarah moneter, Ruang Emas Moneter, serta Ruang Numismatik yang menyimpan berbagai mata uang logam dari berbagai periode.

4. Museum Bank Mandiri

Lokasi: Jl. Asemka No.1, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Selasa – Minggu, pukul 09.00 – 15.00 WIB
Harga Tiket: Umum Rp5.000; gratis untuk pelajar/mahasiswa dan anak di bawah tiga tahun

Gedung Museum Bank Mandiri didirikan pada 1929 dan dulunya milik perusahaan swasta Belanda, Factorij Batavia. Museum ini menampilkan berbagai koleksi yang berkaitan dengan aktivitas perbankan tempo dulu. Pengunjung dapat melihat perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno, dan brankas, dengan bangunan yang masih mempertahankan bentuk aslinya.

5. Museum BNI 1946

Lokasi: Jl. Lada No.27, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Senin – Jumat, pukul 09.00 – 15.00 WIB
Harga Tiket: Rp5.000 atau gratis dengan kartu pelajar/mahasiswa

Museum BNI 1946 menyimpan sejarah penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) pada 30 Oktober 1946. BNI menjadi pihak yang mencetak dan mengedarkan mata uang resmi pertama Indonesia tersebut. Koleksinya mencakup alat pencetak uang, mesin ATM pertama, mesin tik, pemotong uang, brankas, diorama, foto arsip, buku, plakat, dan uang logam edisi khusus.

6. Museum Wayang

Lokasi: Jl. Pintu Besar Utara No.27, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Selasa – Minggu, pukul 09.00 – 16.00 WIB
Harga Tiket: Dewasa Rp5.000; mahasiswa Rp3.000; anak-anak Rp2.000

Museum Wayang awalnya merupakan gereja VOC yang didirikan pada 1640. Kini, museum ini mengoleksi lebih dari 6.800 wayang dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Koleksinya meliputi wayang kulit, wayang golek, wayang beber, topeng, boneka, hingga gamelan. Museum ini juga menyediakan pertunjukan dan workshop pembuatan wayang, serta menyimpan makam Jan Pieterszoon Coen di lantai satu.

7. Museum Bahari dan Menara Syahbandar

Lokasi: Jl. Pasar Ikan No.1, Penjaringan, Jakarta Utara
Jam Operasional: Selasa – Minggu, pukul 08.00 – 15.00 WIB
Harga Tiket: Dewasa Rp5.000; pelajar/mahasiswa Rp3.000; anak-anak Rp2.000

Museum Bahari dulunya merupakan gudang penyimpanan rempah-rempah. Museum ini menampilkan replika perahu dan koleksi yang berkaitan dengan kekayaan maritim Indonesia. Menara Syahbandar yang dibangun pada 1839 awalnya berfungsi sebagai menara pengawas lalu lintas kapal di Pelabuhan Batavia sebelum diresmikan sebagai bagian dari Museum Bahari pada 1977.

8. Magic Art 3D Museum

Lokasi: Jl. Kali Besar Timur, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Setiap hari, pukul 10.00 – 18.00 WIB
Harga Tiket: Dewasa Rp60.000 – Rp80.000; anak-anak Rp40.000 – Rp50.000

Magic Art 3D Museum menawarkan pengalaman seni tiga dimensi melalui tujuh zona 3D yang menampilkan lebih dari 100 lukisan. Tema yang dihadirkan meliputi satwa, laut, rutinitas sehari-hari, hingga petualangan dan horor. Selain itu, tersedia Ames Room, Mirror Room, dan Optical Chair yang menambah pengalaman visual interaktif.

9. Museum Toko Merah

Lokasi: Jl. Kali Besar Barat No.11, Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat
Jam Operasional: Senin – Minggu, pukul 08.00 – 22.00 WIB
Harga Tiket: Rp10.000

Toko Merah merupakan satu-satunya rumah era Batavia kuno yang masih berdiri kokoh di Kota Tua. Bangunan berwarna merah ini menjadi ikon kawasan dan spot foto favorit pengunjung. Sejak 2023, bagian depan bangunan difungsikan sebagai kafe kolonial RODE Winkel yang mengusung nuansa klasik.

10. Kantor Pos Kota Tua

Lokasi: Jl. Taman Fatahillah No.3, Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat
Jam Operasional: Setiap hari, pukul 08.00 – 19.00 WIB
Harga Tiket: Dewasa Rp5.000; mahasiswa Rp3.000; anak-anak Rp2.000

Kantor Pos Kota Tua merupakan kantor pos pertama di Indonesia dan masih beroperasi hingga kini. Sebagian ruangannya telah difungsikan sebagai ruang pameran seni kontemporer. Pengunjung dapat menulis kartu pos, memasukkannya ke kotak pos antik, serta mendesain perangko sesuai keinginan sebagai koleksi atau kiriman.

Penutup

Museum di Kota Tua Jakarta menghadirkan pengalaman wisata yang menggabungkan edukasi, sejarah, dan rekreasi dalam satu kawasan bersejarah. Setiap museum menyimpan cerita yang memperkaya pemahaman tentang perjalanan kota dan bangsa, sekaligus menjadi ruang belajar yang relevan bagi generasi masa kini.

Jangan lewatkan berita budaya, sejarah, dan destinasi menarik lainnya di Negeri Kami. Temukan juga beragam kisah inspiratif yang menggali identitas lokal dan kekayaan budaya dari berbagai penjuru Indonesia.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /