Sunnah Bulan Puasa yang Sering Diremehkan, Padahal Pahalanya Berlipat di Ramadan!

Sunnah Bulan Puasa yang Sering Diremehkan, Padahal Pahalanya Berlipat di Ramadan!

Raka Saputra

Last Updated: 20 February 2026, 14:26

Bagikan:

Sunnah Bulan Puasa
Sunnah bulan puasa bukan sekadar pelengkap, tapi kunci agar Ramadan makin bermakna dan penuh pahala. Sumber gambar: Baznas Kota Yogyakarta
Table of Contents

Ramadan menjadi bulan istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan puasa wajib, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak amalan sunnah untuk menyempurnakan ibadah.

Berdasarkan sejumlah media Islam dan lembaga resmi di Indonesia, terdapat beberapa sunnah bulan puasa yang memiliki dalil kuat dan rutin diamalkan Rasulullah SAW. Amalan ini bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari tuntunan syariat.

Keutamaan Sunnah Bulan Puasa dalam Ramadan

Amalan sunnah selama Ramadan memiliki nilai pahala yang berlipat. Ramadan adalah momentum memperbanyak amal saleh karena setiap kebaikan dilipatgandakan ganjarannya (Baznas Kota Yogyakarta, 2024).

Selain itu, sunnah seperti menjaga lisan, menyegerakan berbuka, dan mengakhirkan sahur menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas ibadah puasa (NU Online, 2024).

Karena itu, sunnah bulan puasa bukan pelengkap biasa. Justru, di situlah letak penyempurna ibadah seorang Muslim.

Ragam Sunnah Bulan Puasa Berdasarkan Media Terpercaya

Menyegerakan Berbuka Puasa

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk segera berbuka ketika waktu Maghrib tiba. Menyegerakan berbuka merupakan sunnah yang membedakan umat Islam dengan ahli kitab dan menjadi tanda kebaikan bagi orang yang berpuasa (Baznas Kota Yogyakarta, 2025).

Kebaikan akan terus menyertai umat Islam selama mereka menyegerakan berbuka sesuai tuntunan Nabi (NU Online, 2024).

Mengakhirkan Sahur

Sahur dianjurkan untuk dilakukan mendekati waktu Subuh karena di dalamnya terdapat keberkahan. Bahkan meskipun hanya dengan seteguk air, sahur tetap bernilai ibadah dan membawa pahala (Baznas Kota Yogyakarta, 2025).

Anjuran ini menunjukkan bahwa Islam memberikan kemudahan sekaligus nilai spiritual dalam setiap detail ibadah.

Memperbanyak Sedekah

Ramadan identik dengan kedermawanan dan kepedulian sosial. Sedekah menjadi amalan yang sangat dianjurkan selama bulan suci karena pahalanya dilipatgandakan dan mampu membantu sesama (Radar Bangkalan, 2024).

Melalui sedekah, umat Islam tidak hanya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga mempererat solidaritas di tengah masyarakat (Radar Bangkalan, 2024).

Memberi Makan Orang Berbuka

Memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa termasuk sunnah yang memiliki pahala besar. Orang yang memberi makan berbuka akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun (Radar Bangkalan, 2024).

Amalan ini dapat dilakukan secara sederhana, misalnya dengan berbagi takjil di masjid atau lingkungan sekitar.

Menjaga Lisan dan Perilaku

Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga perkataan serta perbuatan. Menjaga lisan menjadi bagian penting agar puasa tidak sia-sia dan tetap bernilai di sisi Allah SWT (NU Online, 2024).

Dengan demikian, sunnah bulan puasa juga mencakup pengendalian diri serta peningkatan kualitas akhlak.

I’tikaf di Sepuluh Hari Terakhir

I’tikaf di sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mencari Lailatul Qadar. Amalan ini termasuk sunnah yang dianjurkan dan menjadi puncak ibadah di akhir Ramadan (Baznas Kota Yogyakarta, 2024).

Momentum ini sering dimanfaatkan umat Islam untuk fokus berzikir, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa.

Di tengah semangat memperbanyak amalan, penting juga memahami hal-hal yang perlu dihindari saat berpuasa.

Hikmah Mengamalkan Sunnah Bulan Puasa

Menghidupkan sunnah bulan puasa akan membentuk pribadi yang lebih disiplin dan peduli. Sedekah melatih empati, sahur dan berbuka melatih ketaatan, sementara menjaga lisan membangun akhlak mulia.

Selain itu, kebiasaan baik selama Ramadan dapat menjadi fondasi perubahan setelah bulan suci berakhir.

Sunnah bulan puasa memiliki dasar yang jelas dalam ajaran Islam dan diperkuat oleh berbagai penjelasan media Islam terpercaya di Indonesia. Mengamalkannya berarti mengikuti jejak Rasulullah SAW sekaligus menyempurnakan ibadah Ramadan.

Agar Ramadan tahun ini lebih bermakna, mari hidupkan setiap sunnah yang dianjurkan. Temukan juga artikel keislaman lainnya yang informatif dan aktual hanya di Negeri Kami.

Referensi

Tags:

/ Search /

/ Artikel Lainnya /