Festival RUMAKET 2026 di Yogyakarta Angkat Transformasi Wayang dan Budaya

Festival RUMAKET 2026 di Yogyakarta Angkat Transformasi Wayang dan Budaya

Raka Saputra

Last Updated: 5 October 2026, 07:30

Bagikan:

Festival RUMAKET 2026
Festival RUMAKET 2026 di Taman Pintar Yogyakarta menghadirkan transformasi wayang dan berbagai kegiatan budaya untuk mendekatkan warisan tradisi kepada masyarakat.
Table of Contents

Festival RUMAKET 2026 berlangsung di Taman Pintar Yogyakarta pada 4–10 Oktober 2026 dengan mengangkat tema “Hageganti: Transformasi Wayang Yogya”. Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menghadirkan pameran, pertunjukan, talkshow, workshop, kuliner, serta kegiatan edukatif sebagai ruang perjumpaan masyarakat dengan warisan budaya.

Festival RUMAKET 2026 Hadirkan Transformasi Wayang Yogya

Festival RUMAKET memasuki penyelenggaraan keenam pada 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-270 Kota Yogyakarta.

Tema Hageganti menempatkan perubahan sebagai bagian dari proses pewarisan budaya. Pameran utama memperlihatkan transformasi wayang Yogyakarta melalui perubahan bentuk dan cara penyampaian.

Konsep tersebut membawa beberapa pendekatan utama:

  • Pameran budaya memperkenalkan perkembangan wayang Yogyakarta.
  • Pertunjukan wayang menghadirkan bentuk penyajian yang lebih dekat dengan masyarakat.
  • Workshop memberikan pengalaman langsung kepada peserta.
  • Talkshow membuka ruang diskusi mengenai keberlanjutan warisan budaya.
  • Aktivitas anak memperkenalkan budaya melalui pendekatan yang lebih interaktif.
  • Kuliner warisan budaya tak benda melengkapi pengalaman pengunjung.

Wayang Playground Perkenalkan Wayang kepada Anak

Festival RUMAKET menghadirkan pertunjukan “Wayang Playground: Menyusun Puzzle Menuju Alengka” sebagai salah satu program yang menyasar anak-anak. Program tersebut melibatkan peserta pelatihan dalang dan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Yogyakarta.

Pertunjukan tersebut menggunakan pendekatan bermain untuk memperkenalkan tokoh dan cerita wayang. Pendekatan itu membuat pengenalan budaya berlangsung melalui pengalaman yang lebih interaktif.

Taman Pintar Yogyakarta Menjadi Ruang Perjumpaan Budaya

Taman Pintar Yogyakarta menjadi lokasi utama Festival RUMAKET 2026. Lokasi tersebut mempertemukan kegiatan budaya dengan ruang publik yang dekat dengan keluarga dan anak-anak.

Rangkaian kegiatan juga mempertemukan seniman, pelaku budaya, komunitas, dan masyarakat umum. Perjumpaan tersebut memperkuat fungsi RUMAKET sebagai ruang kolaborasi dalam pelestarian warisan budaya.

Festival RUMAKET Dorong Warisan Budaya Tetap Relevan

Festival RUMAKET menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya bergantung pada bentuk tradisional. Penyelenggara mengembangkan cara penyampaian baru agar warisan budaya dapat dipahami oleh generasi yang lebih luas.

Penutup

Masyarakat dapat mengikuti artikel lain di Negeri Kami untuk mengetahui berbagai informasi mengenai seni, budaya, tradisi, dan perkembangan kreativitas di Indonesia. Pembaca juga dapat menemukan cerita budaya dari berbagai daerah melalui artikel Negeri Kami.

Negeri Kami menghadirkan informasi budaya dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Pembaca dapat mengikuti artikel lainnya untuk mengenal lebih banyak warisan budaya dan peristiwa seni di Indonesia.

/ Search /

/ Artikel Lainnya /