Tradisi Mesuryak Bali yang Viral Saat Kuningan: Hujan Uang dan Ritual Leluhur

Tradisi Mesuryak Bali yang Viral Saat Kuningan: Hujan Uang dan Ritual Leluhur

Last Updated: 15 March 2026, 16:31

Bagikan:

Tradisi Mesuryak Bali
Tradisi Mesuryak di Tabanan menghadirkan suasana meriah saat warga bersorak dan berebut uang yang dilempar sebagai simbol syukur pada Hari Raya Kuningan. Sumber gambar: Instagram/@infogrambali.

Tradisi Mesuryak Bali merupakan ritual budaya masyarakat Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Kabupaten Tabanan, yang dilakukan pada Hari Raya Kuningan dengan cara melempar uang ke udara sebagai simbol rasa syukur sekaligus penghormatan kepada roh leluhur. Masyarakat desa melaksanakan ritual tersebut setelah sembahyang Kuningan dan menciptakan suasana meriah ketika warga berkumpul untuk menyaksikan serta berebut uang yang dilemparkan oleh pemilik rumah (ANTARA News Bali, 2015; ANTARA News, 2019).

Tradisi Mesuryak Bali di Banjar Bongan Gede Tabanan

Tradisi Mesuryak Bali berlangsung di Banjar Bongan Gede yang berada di Desa Bongan, Kabupaten Tabanan, Bali. Warga desa melaksanakan tradisi tersebut setiap Hari Raya Kuningan yang menandai berakhirnya rangkaian perayaan Galungan dalam kalender Bali.

Tradisi tersebut telah dilakukan secara turun‑temurun oleh masyarakat setempat. Warga desa mempertahankan ritual tersebut sebagai bagian dari penghormatan kepada leluhur yang dipercaya turun ke dunia selama Hari Raya Galungan dan kembali ke alamnya saat Hari Raya Kuningan (ANTARA News Bali, 2015).

Ratusan warga Banjar Bongan Gede biasanya berkumpul untuk mengikuti tradisi tersebut. Partisipasi masyarakat yang besar menunjukkan bahwa Mesuryak Bali masih memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat desa (ANTARA News, 2019).

Makna Spiritual Tradisi Mesuryak Bali bagi Masyarakat Hindu

Tradisi Mesuryak Bali memiliki makna spiritual yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat Hindu Bali terhadap hubungan antara manusia dan leluhur.

Masyarakat desa memaknai kegiatan melempar uang sebagai simbol kebahagiaan dan rasa syukur karena leluhur telah datang mengunjungi keluarga selama perayaan Galungan. Masyarakat desa kemudian mengantar kembali roh leluhur dengan suasana gembira saat Hari Raya Kuningan (ANTARA News Bali, 2019).

Beberapa makna yang terkandung dalam tradisi Mesuryak Bali antara lain:

  • Penghormatan kepada leluhur yang dipercaya kembali ke alam nirwana pada Hari Raya Kuningan.
  • Ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diterima keluarga.
  • Tradisi berbagi rezeki kepada masyarakat melalui uang yang dilemparkan.
  • Penguatan hubungan sosial warga desa melalui kegiatan bersama.

Makna tersebut menunjukkan bahwa Mesuryak Bali tidak hanya menjadi ritual budaya tetapi juga mencerminkan nilai religius dan kebersamaan masyarakat Bali.

Prosesi Pelaksanaan Tradisi Mesuryak Bali Saat Hari Raya Kuningan

Tradisi Mesuryak Bali memiliki rangkaian prosesi yang dilakukan oleh setiap keluarga setelah kegiatan sembahyang Kuningan.

Masyarakat desa terlebih dahulu melaksanakan persembahyangan keluarga sebagai bagian dari rangkaian upacara Kuningan. Pemilik rumah kemudian keluar ke halaman atau gerbang rumah untuk melempar uang kepada warga yang telah berkumpul di sekitar rumah (ANTARA News Bali, 2015).

Prosesi pelaksanaan tradisi Mesuryak Bali biasanya meliputi beberapa tahap berikut:

  • Keluarga melakukan persembahyangan Kuningan sebagai bagian dari ritual keagamaan.
  • Warga berkumpul di depan rumah untuk menyaksikan tradisi.
  • Pemilik rumah melempar uang ke udara sebagai simbol berbagi rezeki.
  • Warga berebut uang tersebut dengan suasana meriah dan penuh sorak.

Nominal uang yang dilemparkan dapat bervariasi tergantung kemampuan keluarga. Beberapa keluarga bahkan dapat menghabiskan jumlah uang yang cukup besar sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur (ANTARA News, 2019).

Tradisi Mesuryak Bali sebagai Atraksi Budaya Unik

Tradisi Mesuryak di Bali menjadi salah satu atraksi budaya yang menarik perhatian wisatawan karena keunikannya yang jarang ditemukan dalam tradisi lain di Indonesia.

Keunikan ritual ini sering dijuluki sebagai “hujan uang” oleh masyarakat dan pengunjung yang menyaksikannya.

Dalam prosesi tersebut, warga melempar uang ke udara sementara masyarakat yang berkumpul berusaha menangkapnya. Suasana meriah yang tercipta kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Desa Bongan (ANTARA News Bali, 2024).

Beberapa faktor yang membuat Mesuryak Bali menjadi atraksi budaya yang menarik antara lain:

  • Ritual lempar uang yang unik dan berbeda dari tradisi lain.
  • Partisipasi warga desa secara menyeluruh dari berbagai usia.
  • Kombinasi nilai religius dan budaya lokal dalam satu kegiatan.
  • Potensi pengembangan wisata budaya desa.

Tradisi tersebut memperlihatkan bahwa budaya lokal dapat menjadi identitas sekaligus daya tarik wisata jika dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Nilai Sosial dalam Tradisi Mesuryak Bali

Tradisi Mesuryak Bali juga mencerminkan nilai sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat desa.

Kegiatan berebut uang tidak hanya dianggap sebagai permainan tetapi juga dipahami sebagai simbol berbagi rezeki kepada masyarakat sekitar. Pemilik rumah yang melempar uang percaya bahwa berbagi rezeki akan membawa berkah bagi keluarga mereka (ANTARA News Bali, 2015).

Kegiatan tersebut juga memperkuat solidaritas masyarakat karena warga desa berkumpul dan berinteraksi secara langsung dalam suasana yang penuh kegembiraan. Kehadiran anak‑anak, remaja, hingga orang tua dalam tradisi tersebut menunjukkan bahwa Mesuryak Bali menjadi ruang kebersamaan lintas generasi.

Tradisi Mesuryak Bali menunjukkan kekayaan budaya masyarakat Bali yang memadukan unsur spiritual, sosial, dan tradisi leluhur dalam satu kegiatan yang meriah. Ritual melempar uang saat Hari Raya Kuningan menjadi simbol rasa syukur sekaligus penghormatan kepada roh leluhur yang dipercaya kembali ke alamnya.

Keberadaan tradisi Mesuryak Bali juga membuktikan bahwa warisan budaya lokal masih dapat bertahan di tengah modernisasi jika masyarakat terus menjaga dan melestarikannya. Pembaca dapat menemukan berbagai artikel menarik lainnya tentang budaya Indonesia dengan membaca artikel lain di Negeri Kami.

Referensi

Search

Video

Budaya Detail

Bali

Acara Sakral

Bali

Budaya

Budaya Lainnya