Rumah Limas: Pesona Arsitektur Bertingkat dan Budaya Sumsel

Rumah Limas: Pesona Arsitektur Bertingkat dan Budaya Sumsel

Last Updated: 28 December 2025, 03:00

Bagikan:

rumah limas
Foto: Indonesia Kaya

Rumah Limas – Rumah tradisional Sumatera Selatan yang dikenal dengan atap berbentuk limas dan lantai bertingkat-tingkat yang disebut Bengkilas atau Kijing. Rumah ini digunakan untuk kepentingan keluarga, seperti hajatan, sedangkan tamu biasanya diterima di teras atau lantai kedua, mencerminkan fungsi sosial dan adat masyarakat.

Menurut Wikipedia, rumah ini juga disebut Rumah Bari dan tersebar hingga Malaysia, khususnya di Johor, Selangor, dan Terengganu. Bangunan ini menampilkan identitas adat masyarakat melalui ragam hias dan konstruksi rumah panggung yang khas, menunjukkan kekayaan budaya dan filosofi tradisional Sumatera Selatan.

Tingkatan Rumah Limas

Pembangunan rumah ini selalu menghadap Timur dan Barat, mengikuti filosofi matahari terbit dan terbenam. Setiap lantai memiliki filosofi budaya sesuai usia, jenis kelamin, bakat, pangkat, dan martabat:

  • Pagar Tenggalung: Lantai pertama, terbuka tanpa dinding, digunakan untuk menerima tamu secara santai dan tempat hajatan.
  • Jogan: Lantai kedua, khusus anggota keluarga laki-laki, menegaskan batas aktivitas berdasarkan privasi dan norma adat.
  • Kekijing Tiga: Lantai ketiga, dibatasi penyekat, untuk menerima undangan paruh baya dalam hajatan.
  • Kekijing Empat: Lantai keempat, untuk tamu dekat dan dihormati, seperti dapunto dan datuk.
  • Gegajah: Lantai tertinggi, hanya untuk orang yang dihormati, terdapat amben untuk musyawarah dan kamar pengantin saat pesta pernikahan.

Bahan dan Struktur Rumah Limas

Rumah ini dibangun di atas tiang kayu kuat seperti kayu unglen atau ulin, dengan dinding, pintu, dan lantai dari kayu tembesu, serta rangka menggunakan kayu seru. Banyak rumah dihias ukiran di dinding dan pintu, memiliki jendela besar, dengan luas antara 400 – 1000 meter persegi.

Penyebaran Rumah Limas

Di Indonesia, rumah ini banyak ditemukan di Sumatera Selatan. Sedangkan di Malaysia, rumah ini tersebar di Johor, Selangor, dan Terengganu. Beberapa rumah limas di Johor memiliki kolong berpagar di bagian bawah, dikenal sebagai rumah baju kurung, digunakan untuk menyimpan barang.

Penutup

Rumah limas bukan sekadar bangunan, melainkan simbol filosofi dan nilai budaya masyarakat Sumatera Selatan. Setiap lantai, ukiran, dan detailnya menceritakan kisah kehidupan sosial, adat, dan tradisi keluarga, sekaligus menjadi warisan yang patut dilestarikan.

Simak berita menarik seputar budaya dan arsitektur Indonesia di Negeri Kami, serta temukan beragam cerita inspiratif tentang warisan budaya Nusantara. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan tentang tradisi lokal yang kaya makna dan penuh nilai sejarah.

Search

Video

Budaya Detail

Sumatera Selatan

Rumah Adat

Kota Palembang

Budaya

Budaya Lainnya