Joget Lambak: Tarian Tradisional Melayu yang Selalu Meriah

Joget Lambak: Tarian Tradisional Melayu yang Selalu Meriah

Last Updated: 5 February 2026, 13:07

Bagikan:

Joget Lambak Tarian
Joget Lambak tampil sebagai tarian tradisional Melayu asal Kepulauan Riau yang memancarkan semangat kebersamaan dan kegembiraan dalam setiap gerakannya. Sumber gambar: budaya-indonesia.org

Joget Lambak merupakan salah satu tarian tradisional Melayu yang berasal dari Provinsi Kepulauan Riau. Tarian ini dikenal luas karena suasananya yang meriah dan melibatkan banyak orang dalam satu pertunjukan. Joget lambak berkembang sebagai bagian dari tari joget yang telah lama hidup dalam budaya masyarakat Melayu di wilayah Kepulauan Riau, seperti Bintan dan Lingga (Kompas.com, 2021).

Dalam praktiknya, joget lambak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana interaksi sosial. Tarian ini kerap dipentaskan dalam acara adat, pesta rakyat, hingga festival budaya sebagai simbol kegembiraan dan kebersamaan masyarakat Melayu Kepulauan Riau.

Sejarah dan Asal-usul Joget Lambak

Pengaruh Tari Joget Melayu

Joget Lambak berakar dari tari Joget, yaitu tarian tradisional Melayu yang dipengaruhi oleh budaya luar dan kemudian berasimilasi dengan nilai-nilai lokal. Tari joget berkembang sejak berabad-abad lalu dan menjadi salah satu tarian rakyat paling populer di kalangan masyarakat Melayu.

Perkembangan tersebut melahirkan variasi joget, salah satunya joget lambak. Ciri utama joget lambak terletak pada jumlah penarinya yang banyak dan dilakukan secara massal, berbeda dengan joget berpasangan yang lebih formal.

Perkembangan di Kepulauan Riau

Di Indonesia, joget lambak dikenal sebagai tarian tradisional yang berkembang di wilayah Kepulauan Riau. Kompas.com (2021) menyebutkan bahwa tarian ini menjadi bagian dari kesenian rakyat yang sering ditampilkan dalam acara adat dan kegiatan masyarakat Melayu setempat.

Ciri Khas Joget Lambak

Gerakan dan Irama

Gerakan joget lambak bersifat sederhana, lincah, dan mengikuti irama musik yang cepat. Penari memainkan langkah kaki ringan dengan ayunan tangan yang dinamis. Karena dilakukan secara berkelompok, tarian ini menekankan unsur kebersamaan dan kekompakan (Budaya-Indonesia.org, 2018).

Musik pengiring joget lambak umumnya bersifat ceria dan ritmis. Irama yang rancak membuat tarian ini mudah diikuti, bahkan oleh penonton yang ingin ikut menari bersama.

Kostum Tradisional

Dalam pementasannya, penari joget lambak mengenakan busana adat Melayu. Penari perempuan biasanya memakai baju kurung atau kebaya labuh dengan kain songket, sementara penari laki-laki mengenakan baju Melayu lengkap dengan samping dan penutup kepala. Busana ini mencerminkan identitas budaya Melayu yang kuat (Kompas.com, 2021).

Nilai Sosial dan Budaya

Joget lambak memiliki nilai sosial yang kuat karena mendorong interaksi antarindividu tanpa sekat. Tarian ini menjadi media pertemuan sosial, mempererat hubungan antarwarga, serta menciptakan suasana akrab dalam setiap perayaan.

Selain itu, joget lambak juga berperan sebagai sarana pelestarian budaya. Dengan terus ditampilkan dalam berbagai kegiatan, tarian ini membantu menjaga keberlangsungan tradisi Melayu di tengah perubahan zaman (Tourism Malaysia, 2025).

Joget lambak merupakan tarian tradisional Melayu yang kaya makna dan penuh semangat kebersamaan. Keberadaannya hingga kini menunjukkan bahwa tradisi budaya masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat modern.

Untuk mengetahui lebih banyak informasi menarik seputar budaya dan tradisi Nusantara, jangan lewatkan artikel budaya lainnya hanya di Negeri Kami.

Referensi

Search

Video

Budaya Detail

Riau

Tarian

Riau

Budaya

Budaya Lainnya