Bharugano Wuna dikenal sebagai rumah adat masyarakat Muna yang berada di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Bangunan adat ini menjadi simbol penting identitas budaya Muna karena merepresentasikan nilai-nilai kehidupan, struktur sosial, serta filosofi leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.
Berbeda dengan museum pada umumnya, Bharugano Wuna bukan lembaga penyimpanan koleksi formal, melainkan rumah adat yang difungsikan sebagai ruang pelestarian budaya, tempat edukasi adat, dan pusat pengenalan sejarah masyarakat Muna kepada generasi muda maupun pengunjung dari luar daerah.
Sejarah Bharugano Wuna sebagai Rumah Adat Muna
Asal-usul dan Makna Nama Bharugano Wuna
Nama Bharugano Wuna berasal dari istilah dalam bahasa Muna yang merujuk pada kepribadian atau jati diri manusia. Penamaan ini mencerminkan fungsi rumah adat sebagai cerminan nilai-nilai kehidupan masyarakat Muna, mulai dari etika sosial, sistem adat, hingga hubungan manusia dengan lingkungan dan leluhur.
Bharugano Wuna dibangun sebagai rumah adat Muna oleh Pemerintah Kabupaten Muna dan kemudian dimanfaatkan sebagai sarana pelestarian serta pengenalan budaya daerah. Informasi ini juga diperkuat oleh penjelasan pada portal Budaya-Indonesia yang menyebut Bharugano Wuna sebagai representasi rumah adat Muna dengan fungsi adat dan budaya yang masih dijalankan hingga kini (Budaya-Indonesia.org, 2023).
Fungsi Rumah Adat dalam Kehidupan Masyarakat
Dalam tradisi Muna, rumah adat tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai ruang musyawarah, tempat penyelenggaraan ritual adat, dan simbol status sosial. Media lokal Mediakendari mencatat bahwa Bharugano Wuna kerap digunakan sebagai rujukan simbolik struktur adat dan filosofi kehidupan masyarakat Muna (Mediakendari.com, 2023). Bharugano Wuna merepresentasikan fungsi tersebut dengan menjadi pusat kegiatan budaya dan adat di wilayah Kabupaten Muna.
Arsitektur Tradisional Bharugano Wuna
Struktur Bangunan dan Filosofi Adat
Bharugano Wuna dibangun dengan mengadopsi arsitektur rumah adat Muna yang menggunakan material kayu dan teknik konstruksi tradisional. Setiap bagian bangunan memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan tatanan kehidupan masyarakat Muna, mulai dari pembagian ruang hingga orientasi bangunan.
Arsitektur ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Muna dalam membangun hunian yang selaras dengan alam serta nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi. Uraian mengenai struktur bangunan dan pembagian ruang rumah adat Muna juga dijelaskan dalam laman Budaya-Indonesia sebagai bagian dari kekayaan arsitektur tradisional Sulawesi Tenggara (Budaya-Indonesia.org, 2023).
Identitas Budaya dalam Arsitektur
Bentuk rumah adat Bharugano Wuna tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga mengandung pesan budaya tentang kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, dan keseimbangan hidup. Hal inilah yang menjadikan Bharugano Wuna sebagai representasi visual identitas budaya Muna.
Bharugano Wuna sebagai Pusat Pelestarian Budaya
Edukasi Adat dan Sejarah Lokal
Sebagai rumah adat yang difungsikan untuk edukasi, Bharugano Wuna sering menjadi lokasi kunjungan pelajar, mahasiswa, serta komunitas budaya. Melalui penjelasan adat dan sejarah yang disampaikan secara lisan, pengunjung dapat memahami perjalanan masyarakat Muna tanpa harus bergantung pada konsep museum modern.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjaga nilai tradisi tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Perlindungan Budaya Masyarakat Muna
Media lokal Kendari Pos melaporkan bahwa Bharugano Wuna pernah menjadi lokasi kegiatan inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tenggara (Kendari Pos, 2026). Kegiatan serupa juga disebut dalam pemberitaan Pikiran Rakyat Sulawesi yang menyoroti fungsi Bharugano Wuna sebagai ruang perlindungan ekspresi budaya tradisional masyarakat Muna (Pikiran-Rakyat.com, 2024). Kegiatan tersebut bertujuan melindungi ekspresi budaya tradisional masyarakat Muna agar memiliki perlindungan hukum yang jelas.
Peran Bharugano Wuna dalam Wisata Budaya
Di tengah arus modernisasi, rumah adat seperti Bharugano Wuna menghadapi tantangan dalam perawatan fisik dan regenerasi pemahaman adat. Minimnya minat generasi muda terhadap budaya lokal menjadi perhatian bagi pemangku adat dan pemerintah daerah.
Peluang pelestarian tetap terbuka melalui edukasi budaya, pelibatan komunitas lokal, dan dukungan media. Media dapat membantu mengangkat nilai rumah adat sebagai identitas daerah.
Bharugano Wuna adalah rumah adat Muna yang memegang peranan penting dalam menjaga identitas, sejarah, dan budaya masyarakat Muna. Keberadaannya mengingatkan bahwa rumah adat bukan sekadar bangunan. Rumah adat adalah ruang hidup bagi tradisi dan jati diri leluhur.
Untuk mengetahui kisah budaya dan warisan adat lainnya dari berbagai daerah di Indonesia, pembaca dapat terus mengikuti berita dan artikel terbaru di Negeri Kami.
Referensi

