Cafe di Kota Tua Jakarta – Menjadi tujuan favorit bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin menikmati suasana klasik di tengah kawasan bersejarah. Sentuhan arsitektur kolonial yang masih terjaga membuat pengalaman nongkrong terasa berbeda, seolah membawa pengunjung kembali ke masa lalu. Setiap sudutnya menghadirkan atmosfer khas yang sulit ditemukan di area lain di Jakarta.
Sejumlah media seperti Nibble dan Kumparan turut menyoroti besarnya minat publik terhadap cafe-cafe di kawasan ini. Nibble mencatat bahwa beberapa kafe legendaris di Kota Tua menawarkan karakter kuat lewat interior antik dan sajian khasnya, sementara Kumparan menambahkan bahwa sejumlah kafe modern di sekitar kawasan turut menghadirkan konsep kekinian yang membuatnya semakin diminati generasi muda.
1. Cafe Batavia
Sebagai ikon kuliner Kota Tua, Cafe Batavia menempati bangunan kolonial yang sudah berdiri sejak 1805. Interiornya mempertahankan nuansa klasik dengan ornamen kuno dan furnitur antik yang menambah kesan elegan. Beragam pilihan menu tersedia, mulai dari makanan Nusantara seperti Soto Lamongan hingga hidangan penutup yang menggugah selera.
Lokasi: Jl. Pintu Besar Utara No. 14, Kota, Jakarta Barat.
2. Acaraki
Acaraki menawarkan konsep unik dengan menjadikan jamu sebagai menu andalan. Seperti disampaikan Nibble dalam ulasannya, jamu beras kencur dan kunyit asam menjadi dua minuman yang paling diminati. Pengunjung dapat memilih jamu dalam versi saring, tubruk, hingga pekat. Ada juga menu inovatif seperti Golden Sparkling yang menggabungkan jamu dengan soda.
Lokasi: Gedung Kerta Niaga 3, Kota, Jakarta Barat.
3. D’luna Rooftop Cafe
Jika ingin menikmati pemandangan kota dari ketinggian, D’luna Rooftop Cafe bisa menjadi pilihan. Kafe ini menawarkan area rooftop yang luas dan nyaman untuk acara santai bersama teman maupun keluarga. Menurut laporan Kumparan, live music yang hadir setiap malam menjadi daya tarik besar bagi pengunjung.
Lokasi: Jl. Kunir No. 37, Pinangsia, Jakarta Barat.
4. Kedai Seni Djakarte
Kafe ini berlokasi tepat di pintu masuk Museum Fatahillah, menjadikannya mudah diakses oleh wisatawan. Suasana interiornya sangat kental dengan nuansa Jakarta tempo dulu. Menu seperti Ice Cream Mangga Vanilla dan Soto Betawi sering menjadi pilihan pengunjung yang ingin bersantai setelah berkeliling area Kota Tua.
Lokasi: Jl. Pintu Besar Utara No. 17, Kota, Jakarta Barat.
5. Pantjoran Tea House
Pantjoran Tea House dikenal sebagai salah satu bangunan heritage yang direvitalisasi dan kini menjadi rumah bagi para pecinta teh. Media seperti Nibble dan Kumparan menyoroti popularitas tempat ini berkat ragam teh dari berbagai jenis, termasuk teh hijau, merah, putih, hingga oolong. Suasana klasiknya membuat pengunjung betah berlama-lama.
Lokasi: Jl. Pancoran No. 4 – 6, Glodok, Jakarta Barat.
6. Kantin Mega Rasa
Dengan warna oranye cerah yang mencolok, Kantin Mega Rasa mudah dikenali. Menu favoritnya antara lain Bebek dan Ayam Kremes, serta nasi goreng dengan topping sederhana yang disukai banyak pengunjung. Pilihan minuman seperti jus alpukat dan jus jeruk cocok untuk menemani waktu makan.
Lokasi: Jl. Kali Besar Timur No. 5, Pinangsia, Jakarta Barat.
7. Compagnie Koffie
Compagnie Koffie adalah tempat yang tepat bagi penyuka kopi yang ingin menikmati suasana vintage. Berada di dekat Jembatan Kota Intan, kafe ini menawarkan berbagai menu kopi seperti espresso, americano, dan cold brew caramel. Pengunjung juga bisa menikmati pizza, pasta, serta makanan lokal seperti nasi goreng.
Lokasi: Jl. Kali Besar Barat, Kota, Jakarta Barat.
8. Djauw Coffee
Meski sederhana, Djauw Coffee tidak pernah sepi. Kedai ini menawarkan racikan kopi yang konsisten dan disukai pelanggan setianya. Menu pendamping seperti donat kentang, waffle madu, dan pisang goreng menjadi teman yang pas untuk menikmati kopi hitam khas Djauw.
Lokasi: Jl. Kemenangan Raya No. 58B, Glodok, Jakarta Barat.
9. Tentang Kopi
Kafe milik salah seorang artis Indonesia ini menawarkan suasana cozy yang cocok untuk istirahat sejenak dari hiruk pikuk Kota Tua. Menu andalannya adalah toast dengan tekstur lembut, disertai pilihan pasta dari La Lisa. Ada juga menu lain seperti nasi goreng dan chicken steak bagi pengunjung yang ingin makan berat.
Lokasi: Jl. Gajah Mada No. 226, Jakarta Barat.
10. Kopi Es Tak Kie
Salah satu kedai kopi tertua di kawasan Kota Tua, berdiri sejak 1927 dan masih mempertahankan cita rasa orisinalnya. Es Kopi Tak Kie adalah menu wajib yang disukai banyak pengunjung. Aneka makanan seperti bakmi, nasi hainan, hingga pempek juga tersedia untuk menemani kopi.
Lokasi: Gang Gloria No. 4 – 6, Glodok, Jakarta Barat.
Penutup
Keberadaan deretan cafe di Kota Tua Jakarta tidak hanya menambah pilihan tempat nongkrong, tetapi juga memperkaya pengalaman wisata budaya di kawasan bersejarah ini. Setiap kafe memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari nuansa klasik, menu unik, hingga konsep modern yang menarik untuk dijelajahi.
Temukan rekomendasi tempat hits dan artikel menarik lainnya di Negeri Kami. Banyak inspirasi seru seputar budaya, kreativitas, dan lifestyle anak muda Indonesia yang menunggumu untuk dijelajahi!