Pengadangan: Tradisi Unik Pernikahan Adat Suku Ogan

Pengadangan: Tradisi Unik Pernikahan Adat Suku Ogan

Last Updated: 12 July 2026, 03:00

Bagikan:

pengadangan
Foto: Indonesia Kaya

Masyarakat Nusantara mengenal berbagai tradisi seputar pernikahan. Hal ini karena pernikahan merupakan peristiwa penting yang dianggap sakral dalam siklus hidup manusia. Tradisi tersebut juga dijumpai pada masyarakat Suku Ogan yang mendiami wilayah dataran tinggi Sumatera Selatan. Masyarakat Suku Ogan mengenal tradisi pernikahan warisan leluhur yang disebut pengadangan.

Berdasarkan catatan dari Indonesia Kaya, pengadangan adalah tradisi seputar pernikahan masyarakat Suku Ogan. Tradisi ini dilakukan dengan cara menghalang-halangi pengantin pria menggunakan selendang panjang. Untuk dapat melewati selendang tersebut, mempelai pria beserta rombongannya harus memenuhi apa saja yang diminta oleh mempelai perempuan. Pengadangan selain sebagai bentuk penghormatan, juga dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi antara dua keluarga yang akan disatukan dalam suatu pernikahan. Dalam prosesi tersebut, pihak mempelai laki-laki akan diiringi tetabuhan rebana. Mereka juga membawa berbagai bawaan yang diinginkan oleh mempelai perempuan.

Prosesi Pengadangan

Pada saat pengadangan, dibutuhkan seorang juru bicara yang berasal dari pemangku adat yang bertugas untuk melobi dan meyakinkan pihak mempelai perempuan. Setelah persetujuan telah disepakati kedua belah pihak, prosesi kemudian dilanjutkan dengan akad nikah. Setelah akad nikah diucapkan, dan kedua mempelai telah sah secara adat dan hukum negara, pesta pernikahan kemudian dimeriahkan dengan tarian penghibur pengantin.

Nilai Tradisi Pengadangan

Seiring perubahan zaman, tradisi pengadangan dalam pernikahan adat Suku Ogan sudah jarang dilakukan. Padahal, prosesi adat tersebut mengandung banyak nilai luhur. Nilai-nilai tersebut meliputi sikap saling menghormati, mempererat tali silaturahmi, serta menghargai perempuan seperti menghargai ibu kita sendiri.

Penutup

Pengadangan menjadi bukti bahwa setiap prosesi pernikahan adat menyimpan nilai dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini tidak hanya memperkaya khazanah budaya Suku Ogan, tetapi juga menjadi bagian dari keberagaman budaya Indonesia yang patut dijaga dan dikenalkan kepada generasi mendatang sebagai warisan budaya yang berharga.

Jangan lewatkan artikel budaya lainnya seputar acara sakral, adat istiadat, kuliner, pakaian adat, rumah adat, dan tarian dari berbagai daerah di Indonesia hanya di Negeri Kami.

Search

Video

Budaya Detail

Sumatera Selatan

Acara Sakral

-

Budaya

Budaya Lainnya