Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam ajaran Islam. Malam ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan sehingga menjadi kesempatan besar bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Karena keutamaannya yang luar biasa, umat Islam dianjurkan untuk mencari malam tersebut pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Pada waktu ini, berbagai sunnah lailatul qadar dianjurkan agar ibadah menjadi lebih maksimal dan sesuai tuntunan Rasulullah.
Sunnah Lailatul Qadar yang Dianjurkan Rasulullah
Memperbanyak Ibadah pada Sunnah Lailatul Qadar
Salah satu sunnah lailatul qadar yang paling utama adalah memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Rasulullah SAW diketahui meningkatkan ibadah pada periode tersebut dengan shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak dzikir.
Malam Lailatul Qadar sendiri digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar (BAZNAS, 2024).
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan berbagai ibadah. Para ulama menjelaskan bahwa memperbanyak membaca Al-Qur’an, dzikir, serta doa menjadi cara utama untuk meraih keberkahan malam tersebut (BAZNAS Purbalingga, 2026).
Memperbanyak Doa pada Sunnah Lailatul Qadar
Memperbanyak doa juga termasuk sunnah lailatul qadar yang sangat dianjurkan. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah kepada Aisyah RA ketika mencari malam Lailatul Qadar adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Doa tersebut berarti memohon ampunan kepada Allah, karena malam Lailatul Qadar dikenal sebagai malam penuh ampunan dan keberkahan. Oleh karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan pada malam tersebut (Kompas.com, 2025).
Melaksanakan Shalat Malam
Shalat malam seperti tahajud atau qiyamul lail juga menjadi salah satu sunnah lailatul qadar yang sangat dianjurkan. Dengan menghidupkan malam melalui shalat sunnah, seorang Muslim dapat memaksimalkan kesempatan meraih pahala yang berlipat ganda.
Bahkan dalam beberapa riwayat hadis disebutkan bahwa orang yang melaksanakan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (Kumparan, 2025).
Memperbanyak Dzikir dan Membaca Al-Qur’an
Selain shalat malam, memperbanyak dzikir dan membaca Al-Qur’an juga termasuk sunnah lailatul qadar. Amalan ini dianjurkan karena malam tersebut merupakan waktu yang penuh keberkahan dan turunnya rahmat Allah.
Para ulama menganjurkan umat Islam untuk memanfaatkan malam tersebut dengan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memohon ampunan kepada Allah (Detik.com, 2026).
Mengapa Sunnah Lailatul Qadar Penting Diamalkan
Menjalankan sunnah lailatul qadar bukan hanya bertujuan mendapatkan pahala berlipat ganda, tetapi juga membantu umat Islam meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan. Dengan mengikuti amalan yang dicontohkan Rasulullah, ibadah yang dilakukan menjadi lebih terarah dan sesuai tuntunan.
Selain itu, malam Lailatul Qadar juga dipercaya sebagai malam turunnya rahmat dan keberkahan. Karena itu, para ulama mengingatkan agar umat Islam tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Malam Lailatul Qadar merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah. Dengan memahami sunnah lailatul qadar, umat Muslim dapat memaksimalkan ibadah pada malam yang penuh kemuliaan tersebut.
Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar keislaman, budaya, dan gaya hidup, pembaca juga dapat mengikuti berbagai artikel terbaru lainnya di Negeri Kami.
Referensi