Tradisi Baayun Anak di Kalimantan Selatan: Ritual Maulid Nabi yang Masih Lestari dan Menarik Perhatian Publik

Tradisi Baayun Anak di Kalimantan Selatan: Ritual Maulid Nabi yang Masih Lestari dan Menarik Perhatian Publik

Last Updated: 5 February 2026, 12:27

Bagikan:

Tradisi Baayun Anak
Tradisi Baayun Anak kembali digelar sebagai adat istiadat sakral masyarakat Banjar dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sarat doa dan nilai budaya yang terus dilestarikan. Sumber gambar: Media Center Kalimantan Selatan

Tradisi baayun anak kembali digelar di berbagai daerah di Kalimantan Selatan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ritual budaya yang melibatkan bayi dan anak-anak ini selalu menarik perhatian masyarakat karena dilaksanakan secara massal dan sarat makna religius.

Baayun anak merupakan adat istiadat masyarakat Banjar yang bersifat sakral. Tradisi ini menjadi simbol kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus wujud pelestarian budaya leluhur yang masih dijaga hingga kini. Setiap ayunan mengandung doa dan harapan agar anak tumbuh sehat, berakhlak baik, serta membawa keberkahan bagi keluarga.

Baayun Anak, Adat Istiadat Sakral Masyarakat Banjar

Baayun anak atau baayun maulid merupakan adat istiadat sakral masyarakat Banjar yang dilakukan dengan mengayun bayi dan anak-anak sambil melantunkan syair maulid. Tradisi ini berkembang di kalangan masyarakat Banjar dan rutin dilaksanakan setiap bulan Rabiul Awal sebagai bentuk peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Detik.com, 2024).

Dalam pelaksanaannya, anak-anak ditempatkan di ayunan yang dihias kain warna-warni. Orang tua atau keluarga akan mengayun anak sambil diiringi pembacaan shalawat dan doa bersama. Ritual ini diyakini membawa keberkahan serta menjadi bentuk rasa syukur atas karunia keturunan.

Digelar Massal di Berbagai Daerah Kalimantan Selatan

Tradisi baayun anak masih lestari dan rutin digelar secara massal di sejumlah daerah, seperti Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Tapin, dan Hulu Sungai Selatan. Dalam beberapa kegiatan, jumlah peserta bahkan mencapai ratusan anak dari berbagai usia (Antara News Kalsel, 2024).

Pemerintah daerah dan masyarakat setempat kerap berkolaborasi dalam penyelenggaraan baayun anak. Selain sebagai kegiatan keagamaan, acara ini juga menjadi ruang silaturahmi warga dan sarana memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Makna Sosial dan Harapan di Balik Baayun Anak

Sebagai adat istiadat yang bersifat sakral, baayun anak tidak hanya dimaknai sebagai ritual seremonial. Bagi masyarakat Banjar, tradisi ini mengandung doa agar anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi lingkungan sekitar (Detik.com, 2024).

Selain makna spiritual, baayun anak juga memperkuat nilai kebersamaan. Warga berkumpul, saling membantu, dan berpartisipasi dalam acara bersama, sehingga tradisi ini berperan penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Tradisi Baayun Anak sebagai Warisan Budaya Lokal

Keberlangsungan tradisi baayun anak menjadi bukti kuatnya akar budaya Banjar yang berpadu dengan nilai-nilai Islam. Sejumlah pemerintah daerah bahkan menilai tradisi ini memiliki potensi sebagai daya tarik budaya dan edukasi, khususnya bagi generasi muda agar tidak melupakan warisan leluhur (Antara News Kalsel, 2024).

Upaya pelestarian terus dilakukan melalui penyelenggaraan rutin, keterlibatan lembaga pendidikan anak usia dini, serta dukungan pemerintah daerah. Dengan cara ini, baayun anak diharapkan tetap hidup dan dikenal luas di masa mendatang.

Tradisi baayun anak menjadi gambaran kuat bagaimana masyarakat Kalimantan Selatan menjaga nilai religius dan budaya secara beriringan. Ritual ini tidak hanya memperingati Maulid Nabi, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan menanamkan nilai budaya sejak dini.

Ikuti terus berbagai berita dan liputan budaya lainnya di Negeri Kami untuk mendapatkan informasi menarik seputar tradisi lokal, peristiwa sosial, dan kekayaan budaya Indonesia.

Referensi

Search

Video

Budaya Detail

Kalimantan Selatan

Adat Istiadat

Kalimantan Selatan

Budaya

Budaya Lainnya